Equity World – Tubuh Reserse & Kejahatan (Bareskrim) Mabes Polri dengan Tubuh Penanggulangan Obat & Makanan ( Badan Pengawasan Obat Dan Makanan) sukses menemukan 42 juta pil obat tidak legal berasal dari Tangerang & Banten.

Equity World – Bareskrim Periksa 15 Saksi Terkait 42 Juta Obat Ilegal

Atas penemuan tersebut penyidik Bareskrim Mabes Polri sudah mengecek 15 saksi. Sensor utk mengetahui aktor intelektual kriminil obat tanpa izin.

“Saksi telah diperiksa namun buat pelaku belum ada. Saksi bakal ditelusuri kembali & tindak lanjut dapat diteruskan & dikembangkan hingga aktor tersebut ditemukan,” tutur Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim) Irjen Antam Novambar di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Beliau menuturkan, modus kasusnya dgn memproduksi obat yg dibatalkan nomer izin edarnya, memalsukan obat yg sudah mempunyai izin edar & mengkombinasikan bahan kimia obat dalam obat tradisional.

“Temuan obat itu didominasi oleh obat yg tidak jarang disalahgunakan menjadi memunculkan dampak halusinasi,” menurutnya. (Baca : Bareskrim Ungkap 42 Juta Obat-obatan Tidak Legal)

Atas perbuatannya, tersangka dapat dikenakan Undang-undang Nomer 36 Thn 2006 atau Pasal 196 atau Pasal 197 menyangkut Kesehatan bersama ancaman pidana penjara paling lama 15 thn & denda paling tidak sedikit Rp1,5 miliar.

Type obat tidak legal itu diantaranya Heximer 2, Somadryl, Carnophen, Tramadol, Thorexiphenydyl. Buat obat tradisional antara lain brand Pa’e, Agrican Black Ant, New Anrat, Gemuk sehat & Nengen Zengzhangsu. Equity World