Equity World,  Harga Emas kepada sesi perdagangan Asia akhir minggu ini (05/08) mengalami kenaikan & masihlah di kisaran level harga tingginya tatkala 28 bln. hal itu disebabkan oleh adanya ketentuan bank sentral Inggris (BoE) yg memutuskan buat memangkas tingkat suku bunga di Inggris pun konsentrasi penuh pada launcing data NFP AS kelak tengah malam.

Diwaktu kabar ini diturunkan, XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,361 dollar AS.

Sementara itu, kepada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas futures utk pengiriman bln Desember naik signifikan jadi di level harga 1,366 dollar AS per troy ons.

Sedangkan harga perak futures buat pengiriman bln September jadi diperdagangkan di level harga 20.38 dollar AS per troy ons turun tidak tebal segede 0.31 % & tembaga futures melandai ke level harga 2.172 dollar AS per pound.

Dalam sesi perdagangan sesi hri Kamis tengah malam tempo hari, harga emas ditutup tinggi ketujuh kalinya tatkala delapan sesi terakhir. Harga emas sejak awal thn 2016 ini merupakan di level harga 1,075 dollar AS per ons emas telah mengalami peningkatan harga nyaris 29 prosen & menuju ke level terkuatnya dalam satu dekade.

Equity World,  Hasil Rapat BoE & Pengumuman Tingkat Suku Bunga Inggris

Terhadap sesi Kamis tengah malam tempo hari, seperti yg telah diprediksi oleh sebahagian akbar analis, bank sentral Inggris (BoE) memangkas tingkat suku bunga se gede 25 Badan Pusat Statistik dari pada awal mulanya yakni se gede 0.50 prosen jadi 0.25 %.

Pemotongan tingkat suku bunga Inggris ini yakni ketetapan pemangkasan perdana dalam tujuh th. diluar itu, BoE dengan cara tidak terprediksi pun menaikkan keseluruhan Quantitative Easing (QE) jadi 435 miliar dari 375 miliar.

Baca: Emas XAU/USD Flat Tunggu Kebijakan Bank Sentral Inggris

Dalam saat yg bersamaan, Komite produsen kebijakan di BoE (MPC) menaikkan outlook inflasi jangka pendek mengingat mata duit Pound Sterling sedang mengalami depresiasi. Sebelum akhir thn ini, MPC memprediksi tingkat inflasi di Inggris dapat naik jadi 0.8 %, menanjak dari estimasi pada awal mulanya di 0.4 prosen.

Di Samping itu, MPC pun mengantisipasi inflasi bakal meningkat ke 1.9 prosen sebelum akhir th 2017 akan datang.

Di Samping hal tersebut, Mark Carney menekankan bahwa pemangkasan tingkat suku bunga Inggris & kebijakan pelonggaran tingkat suku bunga barangkali berlangsung lagi kalau data estimasi inflasi tersebut tercapai.

Sampai dikala sekarang, mata duit Pound Sterling telah menurun nyaris 12 % kepada dollar AS sejak Inggris memutuskan buat ke luar dari Uni Eropa.

Equity World,  Konsentrasi Ke Data Ketenagakerjaan AS

Sebahagian akbar para investor waktu ini dapat memberikan konsentrasi juga perhatian mereka pada launcing laporan dari pasar ketenagakerjaan AS buat bln Juli. Salah satu data dalam laporan tersebut yakni Nonfarm Payrolls AS (NFP) yg bakal dirilis kelak tengah malam. Data ini ialah data yg ditunggu-tunggu & dinilai utama sebab difungsikan sbg indikator kebolehan pasar ketenagakerjaan AS disaat ini.

Analis memprediksi NFP AS bakal turun slim ke 180,000 dari bln Juni dulu segede 287,000. Sedangakan buat tingkat pengangguran AS diperkirakan dapat melandai dari 4.9 prosen jadi 4.8 % di bln Juli.

Kalau data-data tersebut tetap membaik & tingkat pengangguran dapat menurun selagi dua bln kedepan, sehingga keadaan tersebut mampu mendorong the Fed buat menaikkan suku bunga jangka pendek di rapat bln September kelak.

Seperti yg telah ketahuan bahwa, adanya kenaikan tingkat suku bunga AS mampu menyebabkan harga emas condong turun (bearish) & dapat berupaya beradu ketat bersama modal berimbal balik bunga.