Equity World | 4 Bahaya Vapor atau Rokok Elektrik Bagi Kesehatan

PT Equityworld Futures 1017430

Equity World | Mungkin banyak pertanyaan yang berada dibenak Anda mengenai rokok elektrik atau yang biasa dikenal dengan vapor. Salah satunya mungkin mengenai dampak bahaya vapor bagi kesehatan. Berbeda dengan rokok tembakau yang memiliki berbahaya bagi tubuh dan mempunyai efek samping untuk kesehatan.

Pada umumnya orang-orang beranggapan bahwa vapor ini tidaklah berbahaya. Alasannya karena vapor tidak memiliki kandungan zat yang berbahaya, liquidnya terbuat dari bahan yang memiliki sifat konsumfit, sehingga banyak perokok non elektrik memutuskan untuk memakai vapor karena lebih menghemat uang dan terkesan keren.

Apa itu Vapor?

Awal mulanya, vapor diciptakan untuk bertujuan mengurangi ketergantungan seseorang terhadap rokok non elektrik dikarenakan biasanya rokok tembakau itu berbahaya bagi kesehatan, contohnya sakit jantung, kanker dan lain sebagainya. Seiring dengan berjalannya waktu, vapor saat ini digandrungi oleh masyarakat.

Walaupun pemakaiannya mengalami peningkatan dengan seiringnya waktu, tetapi para dokter bersepakat bahwa penggunaan dan legalitas vapor harus diujikan dahulu agat dapat diketahui apakah di dalam vapor berbahaya dan menimbulkan efek samping bagi kesehatan atau tidak.

Di dalam sebuah vaspor terdapat penampung cairan liquid yang akan berubah menjadi asap apabila dipanaskan nantinya. Panel vaspor terdiri dari beberapa bagian yaitu tombol perangkat pemanas yang biasanya digunakan untuk memanaskan serta mengubah cairan liquid menjadi asap, tombol power, mods, dan tombol power.

Unsur-unsur yang terdapat pada larutan liquid yaitu gliserine, zat perasa dan propiken glikokl. Seluruh larutan tersebut akan tercampur dalam suatu ruang penampungan dan selanjutnya dipanaskan yang pada akhirnya akan berubah menjadi asap/uap. Vapor memiliki banyak sekali perasa, yaitu mellon, coklat, susu, menthol, rasa mint dan lain sebagainya.

Pada mulanya, vapor diciptakan tanpa adanya zat nikotin sedikitpun, sehingga menjadi vapor sangat aman untuk kesehatan. Namun karena tingginya permintaan pasar yang menginginkan untuk menambahkan nikotin dalam campuran liquidnya menjadikan sebagian pabrik liquid menambahkan nikotin yang dicampurkan ke dalam liquidnya.
Efek Samping dan Bahaya Vapor

Zat nikotin yang terdapat pada rokok non elektrk dan saat ini terdapat pula di vapor mempunyai efek samping yaitu dapat membuat orang yang mengonsumsinya akan merasa ketagihan ataupun kacanduan, sehingga pengkonsumsinya tidak bisa berhenti merokok.

Sama hal seperti rokok non elektrik atau rokok tembakau, vapor pun mempunyai efek samping yang tidak baik untuk kesehatan. Berikut ini beberapa bahaya dan efek samping vapor, yaitu:

1. Vapor Dapat Meledak atau Terbakar

Rokok elektrik ialah jenis rokok yang memakai energi listrik yang dihasilkan oleh baterai untuk memanaskan cairan liquid di dalam suatu ruang pemanasan menjadi kepulan asap.

Apabila baterai vapor terdapat kesalahan atau kerusakan arus listrik yang menimbulkan akibat rusaknya elemen pemanas, maka akan memiliki potensi membuat vapor terbakar. Walaupun kerusakan tersebut bersifat sepele ataupun kecil, tetapi dalam beberapa kejadian baterai itu bisa mengakibatkan ledakan yang membahayakan.

2. Menimbulkan Gangguan Jantung

Oksigen yang memiliki peranan penting dalam sirkulasi peredaran darah dapat terganggu oleh asap yang dihasilkan vapor yang mengikat oksigen dalam peredaran darah yang dapat mengganggu proses peredaran darah.

Kejadian tersebut akan mengganggu pasokan serta sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh karena oksigen telah diikat oleh asap yang dihasilkan oleh vapor. Efek samping yang ditimbulkan yaitu kepala akan mengalami pusing. Tetapi apabila kejadian tersebut terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama, penderita dapat terserang penyakit jantung.

3. Kadar Zat Nikotin yang Tidak Menentu

Nikotin ialah suatu zat berbahaya yang memiliki sifat mematikan jika dikonsumsi dengan kadar pemakaian yang terlalu tinggi. Pemerintah pun belum menetapkan aturan penggunaan rokok elektrik yang menjadikan beberapa produsen liquid dapat melarutkan kadar nikotin pada campuran liquid dengan takaran mereka sendiri.

Faktanya banyak produsen liquid illehal yang berbohong kepada konsumennya dengan memberikan pernyataan bahwa liquid buatannya tidaklah berbahaya dikarenakan tidak mengandung tar dan nikotin, tetapi seluruh hal tersebut hanyalah kebohongan semata. Mereka memberikan zat nikotin hanya menggunakan perkiraan meraka saja.

4. Merusak Paru-Paru

Seperti yang sudah diketahui, rokok elektrik atau vapor itu menimbulkan asap yang dihasilkan dari campuran zat kimia contohnya zat perasa, nikotin, glikol, propilen dan gliserin. Asap yang dihasilkan pun masuk ke dalam paru-paru, sehingga menyebabkan iritasi yang berkepanjangan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa bahaya vapor yang paling besar yaitu bisa menyebabkan kanker bagi mereka yang menghisapnya.

Apakah Rokok Elektrik Berbahaya Untuk Kesehatan?

Pertanyaan-pertanyaa tersebut masih menjadi kontroversi di berbagai kalangan dokter. Namun menurut informasi yang telah disampaikan di atas, maka disimpulkan bahwa rokok elektrik atau vapor ini mempunyai potensi bahaya yang sama dengan rokok tembakau atau non elektrik pada uumnya. Sebelum memutuskan untuk memakai vapor, ada baiknya Anda mempertimbangkan terlebih dahulu dampak bahaya dan efek samping yang ditimbulkan. (Equity World)

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC, PT EWF