Equity World – Sidang gugatan perwakilan group (class action) penduduk Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan pada pemerintah propinsi DKI Jakarta, kembali digelar di Pengadilan Negara Jakarta Pusat, hri ini.

Equity World – Gugat Ahok, 40 Warga Bukit Duri PerkuatClass Action

Kuasa hukum masyarakat Bukit Duri Kristin Veran menjelaskan ada kurang lebih 40 masyarakat yang lain yg bergabung yang merupakan penggugat dari jumlah awal ialah 58 orang. Hri ini, persidangan digelar bersama agenda sensor kenyataan formil masyarakat terkait bersama gugatan tersebut.

“Jumlah penggugat ketika ini ada kurang lebih 90 penduduk dari tiga RW di Bukit Duri. Tempo Hari ada yg ke luar dua orang, namun aku kurang tahu alasannya apa,” papar Kristin kala dihubungi, Selasa (23/8).

Tambahan jumlah penduduk yg masuk atau ke luar yang merupakan penggugat, kata Kristin, mutlak utk sensor kelengkapan berkas dalam sidang.
Ia meminta terhadap majelis hakim utk memperpanjang ketika melengkapi berkas sampai persidangan setelah itu.

”Kami tetap buka peluang bagi penduduk buat ikut sidang gugatan. Mungkin Saja saja ada yg belum tersalurkan,” menurutnya.

Sidang gugatan class action dapat dilanjutkan kepada 6 September akan datang, tetap dgn sensor kenyataan formil masyarakat yg masuk atau ke luar yang merupakan penggugat.

Kepada awal Agustus, majelis hakim memutuskan menerima gugatan perwakilan grup itu yg diajukan penduduk Bukit Duri, Jakarta Selatan pada pemerintah propinsi DKI Jakarta, Balai Gede Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), & pemerintah kota Jakarta Selatan.

“Menimbang bahwa gugatan perwakilan sudah memenuhi mekanisme gugatan perwakilan, maka gugatan merupakan sah menurut hukum,” papar Ketua Majelis Hakim Didik Riyono di Pengadilan Negara Jakarta Pusat.

Majelis hakim berpendapat anggota group tak sempat keberatan dgn pengajuan gugatan yg dilakukan oleh perwakilannya. Di segi lain, majelis pula menolak jumlahnyaargumen keberatan yg diajukan Pemerintah Propinsi DKI, BBWSCC, ataupun Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Gugatan grup itu dilayangkan terhadap 10 Mei 2016 ke Pengadilan Negara Jakarta Pusat. Ada kurang lebih 440 hunian milik penduduk di RW 09, 10, 11, & 12 Bukit Duri yg terancam digusur. Sementara itu, lebih kurang 133 hunian penduduk di sebahagian RW 10 sudah digusur kepada Januari dulu. Equity World