Equity World | 5 Tanda Bahwa Kamu Harus Minum Obat Cacing, Kenali Benar dan Atasi

pt equityworld

Equity World | Cacingan memang lebih sering menyerang anak-anak. Meski begitu, gak menutup kemungkinan remaja dan orang dewasa sepertimu pun terkena. Kalau lihat iklan di televisi, kamu akan tahu kalau anjuran minum obat cacing adalah 6 bulan sekali.

Meski begitu, ternyata hanya orang-orang tertentu yang perlu mengonsumsinya loh, baik untuk pencegahan maupun pengobatan. Terus siapa saja yang dianjurkan minum? Berikut tanda-tanda kamu harus minum obat cacing dilansir dari berbagai sumber!

1. Orang yang bekerja atau sering berkontak langsung dengan tanah atau pasir

Salah satu cara cacing mengontaminasi manusia dengan kontak langsung melalui tanah liat, gembur, atau pun pasir. Ada beragam profesi yang mengharuskan seseorang memiliki kontak langsung dengan tanah sehingga mungkin terkontaminasi dengan cacing, misalnya petani, buruh bangunan, penggali tanah atau peternak.

2. Orang yang suka makan makanan kurang matang atau kurang higienis

Buat kamu yang suka makan daging sapi atau babi setengah matang, kamu rentan terkena cacingan. Selain itu, buah dan sayuran yang gak dicuci bersih juga meningkatkan risiko kamu terjangkit cacing. Untuk menyiasatinya, kamu bisa mengupas atau memasaknya lebih dulu sebelum dikonsumsi.

3. Tinggal di area kumuh

Infeksi cacing biasa terjadi di tempat yang mungkin kumuh, seperti bantaran kali, pinggiran kota, atau desa-desa yang minim sanitasi bersih. Karena itu, infeksi bisa terjadi saat kulit memiliki kontak langsung dengan tanah yang mungkin telah terkontaminasi feses orang yang kena cacingan.

Wajar saja karena di tempat seperti ini kadang masih ada orang yang buang air besar sembarangan. Kontaminasi juga bisa terjadi jika tanah dan air yang telah terkontaminasi kotoran digunakan untuk menanam dan menyiram sayuran.

Menurut penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), jumlah masyarakat kumuh Jakarta yang terjangkit cacingan mencapai 40-45 persen. Itu sebabnya, masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran kota dan pedesaan diharapkan minum obat cacing.

4. Rentan juga menjangkiti orang yang hobi memancing

Kamu punya hobi memancing? Jangan lupa untuk cuci tangan setelahnya ya. Terlebih karena cacing sering digunakan sebagai umpan untuk memancing. Hal itu memudahkan telur cacing berpindah ke tubuhmu.

5. Tinggal di daerah endemi cacingan

Jika kamu tinggal di daerah endemi cacingan kamu perlu rajin minum obat cacing. Salah satunya penyakit schistosomiasis atau demam keong akibat cacing Schistosoma japonicum.

Sejak 2008, infeksi parasit kronis ini menyerang Dataran Tinggi Lindu dan Dataran Tinggi Napu Sulawesi Tengah. Kemudian, penyakit ini menyebar ke kecamatan di sekitarnya.

Jangan sepelekan cacingan ya. Kalau gak ditangani dengan benar bisa bikin usus tersumbat dan malabsorpsi nutrisi. Karena itu, yuk minum obat cacing setiap enam bulan sekali! (Equity World)