Equity World | 5 Tanda Kamu Mengalami Penyakit Psikosomatik, Cek Yuk!

pt equityworld

Equity World | Dilansir dari buku yang berjudul “Sehat dengan Kekuatan Jiwa”, menerangkan bahwa Psikosomatik berasal dari bahasa Yunani. ‘Psike’ diartikan jiwa dan ‘soma’  berarti badan. Para dokter sudah mengetahui lama jika sakit yang kita derita bisa berasal dari gangguan emosi. (Gopas Sirait, 2008 : 19)

Istilah Psikosomatik sudah dikenal oleh orang – orang Romawi kuno. Hal ini bisa terlihat dalam ungkapan bijak mereka menssana in copore sana (Dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang kuat). Stress dan ketidakbahagiaan adalah beberapa contoh gangguan emosi.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tanda kalau sakitmu termasuk psikosomatik.

1. Frustasi yang ditandai dengan sakit kepala

Dalam ilmu kedokteran, sakit yang termasuk psikosomatik menerangkan bahwa ketika kamu dalam keadaan banyak tanggung jawab, kecemasan berlebihan memicu sakit kepala. Terutama jika kamu mengalami frustasi yang berkepanjangan.

Hal ini bisa kamu cegah dengan selalu berpikir positif atas masalah yang kamu hadapi saat ini. Karena hal ini mampu meningkatkan kekebalan tubuh yang ada pada dirimu.

2. Ketidakbahagiaan yang menyebabkan gangguan pencernaan

Secara medis ketidakbahagiaan dapat mengganggu aliran hydrochloric di perut kamu. Asam lambung meningkat saat kamu merasa resah dan tegang. Pekerjaan seseorang yang selalu di bawah tekanan mampu memicu gangguan pencernaan.

Hal ini bisa kamu cegah dengan cara selalu bersyukur dengan apa yang kamu miliki. Dengan bersyukur kamu dapat menjalani hidupmu dengan tenang.

3. Penolakan dalam diri ditandai dengan mual dan muntah

Kata beberapa orang, Perut telah dianggap sebagai pelampaisan tempat emosi. Dalam kehidupan tiap-tiap orang mengalami situasi yang tak diinginkan dan mempengaruhi kondisi perut. Sugesti seperti “Memikirkan masalah ini membuat saya ingin muntah.”

Kamu bisa melakukan tiga tips agar perutmu tidak ikut terganggu saat emosimu bermasalah, antara lain:

Jika kamu melakukan tiga hal di atas, gangguan pencernaan bisa dihindari dan metabolisme tubuhmu akan seimbang.

4. Perasaan negatif yang berlebih pemicu sakit jantung

Kata orang, menyimpan amarah dan perasaan negatif secara berlebihan, memicu peningkatan pembuluh darah. Aliran darah menjadi tidak lancar. Sebagai penggantinya kamu bisa mengalihkan rasa negatif itu berolahraga secara teratur.

Karena sebagian orang mengatakan, latihan jasmani meningkatkan hormon yang dapat memberi suatu pengaruh yang baik pada otak. Hal ini bisa dilihat dari latihan dan gerakan akan terasa berguna ketika kamu berhenti melakukannya. Jumlah denyut jantung berkurang dan kamu mengalami relaksasi.

5. Perasaan sukar beristirahat ditandai dengan rasa letih

Banyak orang yang mengeluh tentang keletihan yang mereka alami tapi tidak mengungkapkan sumber keletihan. Gejala yang dialami seseorang yang mengalami keletihan yaitu: insomnia, kesulitan berkonsentrasi dan mengalami kemalasan dalam bekerja.

Banyak dokter menyarankan kita untuk mengingat pentingnya mengistirahatkan diri agar saraf-saraf tidak tegang. Mengurangi suatu perasaan ambisi yang berlebih dalam memperjuangkan sesuatu itu penting. Karena perasaan yang berlebih itu membuatmu letih.

Pikiran yang positif dan pola hidup yang teratur adalah hal yang dapat menghilangkan sakit psikosomatik. Maka dari itu, terus latih jiwamu agar menjadi sosok yang kuat dalam menghadapi masalah yang ada di hidup ini. (Equity World)