Equity World | 6 Tips Ampuh Mengurangi Nyeri Asam Urat untuk Kamu yang Berisiko Kena

pt equityworld

Equity World | Asam urat merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja – dari berbagai usia. Tidak perlu tunggu kamu lanjut usia baru kamu rentan terkena asam urat. Bahkan orang-orang muda pun sudah sering mengalaminya.

Nyeri yang dirasakan oleh orang yang mengalami asam urat biasanya berada di bagian sendi. Sebelum asam uratmu menjadi parah, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk mengurangi kadar asam urat itu sendiri sehingga nyeri yang kamu rasakan berkurang.

1. Kurangi berat badan

Ketika orang kelebihan berat badan atau obesitas, tubuh mereka menghasilkan lebih banyak insulin. Tingkat insulin yang tinggi memperlambat eliminasi asam urat yang menyebabkan nyeri.

Sebuah studi tahun 2015 membuktikan bahwa orang yang tidak terlihat gemuk tetapi memiliki tingkat lemak visceral yang tinggi lebih mungkin mengembangkan asam urat daripada orang yang memiliki lemak perut yang lebih sedikit. Jadi, menurunkan berat badan dapat membantumu mengendalikan rasa nyeri dari asam urat.

2. Perbanyak minum air putih

Daripada mengonsumsi cairan lain seperti alkohol atau minum-minuman lainnya, lebih baik kamu minum air putih lebih banyak. Apalagi alkohol sudah terbukti bisa menaikkan kadar asam urat sehingga menyebabkan nyeri lebih parah.

Dengan meminum air setidaknya 8 gelas perhari, maka zat-zat di dalam tubuh kita yang tidak terpakai bisa ikut terbuang saat kita buat air kecil. Menurut para ahli, air putih bisa ikut membantu pembuangan asam urat yang tertimbun dalam tubuh. Mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air juga bisa membantu.

3. Olahraga teratur

Olahraga sebenarnya bisa dibilang obat dari segala penyakit. Berolahraga secara rutin bukan hanya mengurangi nyeri asam urat, namun kamu juga menghindarkan diri dari berbagai penyakit lainnya.

Cari dan tetapkan waktu untuk berolahraga secara teratur setidaknya minimal 30 menit setiap hari. Olahraga juga membuat sendimu lebih terlatih sehingga bisa mengurangi nyeri yang disebabkan oleh karena asam urat.

4. Mengecek sejarah asam urat di keluarga

Asam urat adalah penyakit genetik, jadi kalau seseorang di keluargamu mengalaminya, ketahuilah bahwa kamu memiliki kemungkinan besar mendapatkannya juga. Sayangnya kamu tidak bisa melakukan apa pun tentang untuk hal ini kecuali lebih memperhatikan gaya hidupmu.

Kalaupun kamu tidak memiliki sejarah asam urat di keluarga, kamu lebih memiliki kemungkinan terkena asam urat kalau kamu adalah pria yang berusia antara 40 dan 50 tahun, atau kamu mengonsumsi obat-obat diuretik atau siklosporin, atau kamu memiliki kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi yang tidak diobati, diabetes, sindrom metabolik, atau penyakit jantung dan ginjal. Semua penyakit-penyakit ini berhubungan jadi jangan ada yang kamu sepelekan.

5. Mengonsumsi jahe

Jahe bisa membantu untuk menangani asam urat karena zat anti radang yang dimilikinya yaitu gingerols dan shogael. Kedua zat anti radang ini membantu mengurangi penumpukan asam urat dan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh menumpuknya purin. Usahakan mengonsumsi jahe murni, bukan minuman-minuman instan jahe yang tersedia di supermarket ya.

6. Ubah pola makan

Sebagai penderita asam urat, kamu wajib menghindari makanan yang mengandung purin tinggi seperti segala jenis seafood, daging-dagingan merah, dan kacang-kacangan. Makanan yang memiliki karbohidrat olahan, jamur dan kembang kol, juga harus dihindari. Ceri juga bisa menurunkan kandungan asam urat dalam darah karena kadar antioksidan di dalamnya.

Baik kamu yang memang menderita asam urat ataupun kamu yang tidak, ada baiknya untuk selalu menjaga pola makanan karena pola makan yang berantakan bukan hanya membawa penyakit asam urat tapi beragam penyakit lainnya. Tetap sehat ya! (Equity World)