Equity World | 7 Mitos tentang Kopi, Benar atau Justru Menyesatkan?

PT Equityworld 134

Equity World | Kamu pasti merasakan sendiri bahwa tren minum kopi di Indonesia sedang tinggi selama dua tahun terakhir. Pemicunya banyak, dari munculnya beragambrand coffeeshop besar di Indonesia, film yang berhubungan dengan kopi, hingga makin giatnya para pelaku UMKM yang membuka jasa penjualan kopi, baik dalam bentuk biji maupun dalam bentuk siap seduhnya.

Fenomena ini tak hanya memfasilitasi passion para pecinta kopi, tetapi juga sekaligus menjaring peminum kopi anyaran. Tapi di balik itu semua, apakah kamu sadar bahwa ada enam pemahaman keliru yang populer di tengah masyarakat terkait minum kopi? Ini nih penjelasannya.

1. Kopi bikin insomnia, benarkah?

Kopi katanya bikin insomnia, karena kandungan zat kafein yang cukup pekat di dalam bijihnya. Tapi ternyata, hal tersebut bisa dibilang mitos lho.

Pada dasarnya, kafein bukanlah faktor utama penyebab insomnia, tetapi hanya pemicu kinerja jantung untuk memompa darah. Nah, insomnia sendiri lebih disebabkan pikiran dan apa yang sedang kita rasakan.

Tapi memang, kurang baik juga minum kopi sebelum tidur. Baiknya sih minum kopi itu 5 sampai 7 jam sebelum tidur, supaya kafein bisa bersih dari tubuh.

2. Kopi bisa memicu diabetes.

Faktanya, anggapan ini salah. Secara saintifik, biji kopi Robusta justru memiliki anti-diabetes. Bahkan bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Ya, kopi bukanlah pemicu diabetes, melainkan gula yang menjadi campuran adalah penyebabnya. Maka dari itu, jika kalian khawatir minum kopi memicu diabetes, ganti saja campuran gulanya dengan gula rendah glukosa atau tanpa gula sekalian.

3. Kopi bikin tubuh ideal alias langsing.

Kalau kalian menganggap tubuh yang ideal bisa didapat dengan minum kopi, mungkin kalian harus berpikir ulang. Ternyata, kafein tidak sepenuhnya mampu memberikan pengaruh banyak kepada massa otot maupun volume lemak. Ideal atau tidaknya tubuh ditentukan dari pola makan dan protein.

4. Soft drink lebih sehat dari kopi.

Yang ini bakal jadi kabar gembira lainnya buat para pecinta kopi. Soalnya, meminum maksimal tiga cangkir kopi rendah gula ternyata bermanfaat lebih banyak, daripada meminum sebotol soft drink yang mengandung soda dan gula tinggi. Apalagi kopi sifatnya lebih alami daripada karbonasi.

5. Wanita hamil dilarang minum kopi.

Pada dasarnya, kafein tak bakal mengganggu janin. Namun, wanita yang sedang mengandung memang sebaiknya mengurangi konsumsi kopi. Baiknya sekitar satu gelas saja sehari.

Sebab, kafein dapat melewati plasenta dan “menyapa” sang bayi. Belum ada studi yang mengatakan bahwa hal ini membahayakan calon buah hati, tapi daripada ada apa-apa lebih baik mencegah, bukan?

6. Kopi membuat tubuh dehidrasi.

Orang menganggap kopi bisa menyebabkan dehidrasi. Anggapan ini benar adanya, karena kopi akan meningkatkan intensitas berkemih. Tapi ternyata, hal tersebut bukanlah satu-satunya yang menyebabkan tubuh dehidrasi.

Jika tubuh kita sedang fit dan konsumsi kopi tak terlalu tinggi, apalagi ditambah minum air putih yang sering, maka tubuh akan baik-baik saja.

7. Kopi bikin semangat olahraga.

Bisa dibilang, kopi adalah salah satu zat yang paling efektif untuk meningkatkan metabolisme. Itulah kenapa kalau kamu ingin lari pagi, sebelum pemanasan kira-kira 30 menit sebelumnya, minum kopi jadi alat yang efektif untuk mengimbangi gerakan tubuh. Sehingga tubuh juga jadi lebih siap untuk diajak berolahraga. (Equity World)