Equity World | 8 Fakta penting golongan darah O, rentan alami pendarahan

pt equityworld

Equity World | Adakah di antara kamu yang memiliki golongan darah O? Kalau iya, berarti kamu harus mengetahui fakta-fakta tentang golongan darah O yang mungkin belum banyak orang pahami.

Golongan darah O memang menjadi golongan terbanyak yang ada di dunia. Ini berbanding terbalik dengan golongan darah AB yang merupakan golongan paling sedikit, bahkan jumlahnya hanya empat persen dibandingkan golongan darah lainnya.

Golongan darah O pun tergolong unik karena pada umumnya ia bisa ditransfusikan ke semua golongan darah. Meski begitu, sebaliknya ia tidak bisa menerima kiriman darah dari jenis lain. Golongan darah O hanya bisa mendapat transfusi darah dari golongan O juga.

Selain fakta unik di atas, ada beberapa fakta penting lainnya yang perlu diketahui tentang golongan darah O. Ini menyangkut tentang kesehatan dan penyakit yang rentan dialami golongan darah dengan jumlah terbesar di dunia ini. Fakta apa sajakah itu? Berikut brilio.net rangkum informasinya dari berbagai sumber, Sabtu (24/11).

1. Lebih disukai nyamuk.

Rupanya pemilik golongan darah O dua kali lipat lebih disukai nyamuk daripada golongan darah yang lain. Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan di Institute of Pest Control Technology di Jepang.

2. Jarang terkena malaria.

Meski lebih banyak disukai nyamuk, namun golongan darah O berisiko kecil terkena penyakit malaria yang mematikan. Ini sudah dibuktikan oleh peneliti dari Skandinavia yang menjelaskan keadaan protein nyamuk pembawa malaria susah melekat di golongan darah O, namun mudah melekat di golongan darah A. Sehingga golongan darah A lebih berpotensi terkena malaria.

3. Risiko terkena penyakit jantung rendah.

Ya, pemilik golongan darah O lebih berisiko kecil mempunyai penyakit jantung. Kekebalan terhadap penyakit jantung mencapai 23 persen berdasarkan hasil penelitian dari Harvard School of Public Health. Bahkan, gen yang menyusun darah pada golongan O juga lebih kebal 37 persen terhadap kanker pankreas dibanding golongan darah lain.

4. Rentan infeksi bakteri dan virus.

Pemilik golongan darah O rupanya lebih rentan dengan beberapa infeksi bakteri dan virus daripada kelompok darah lainnya. Termasuk yang parah seperti kolera, gondong, dan tuberkulosis. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa golongan darah O memiliki insiden ulkus duodenum 35% lebih tinggi dibandingkan dengan orang dengan golongan darah lain.

5. Jauh dari risiko kanker lambung.

Penelitian pernah menunjukkan bahwa golongan darah bisa dihubungan dengan risiko kanker lambung. Para peneliti menemukan, orang golongan darah selain O berisiko 55 persen terkena kanker lambung. Darah O lebih kebal terharap kanker ini. Meski begitu, untuk urusan tukak lambung atau maag yang disebabkan bakteri Helicobacter pylori, golongan darah O jauh lebih rentan.

6. Peluang hamil lebih rendah.

Peluang hamil yang lebih rendah akan dialami oleh wanita dengan golongan darah O. Ini disebabkan karena produksi sel telur pada wanita golongan darah O lebih sedikit. Meski begitu, fakta ini masih dikaji lebih lanjut oleh para ilmuwan.

7. Perlu konsumsi banyak protein.

Dikarenakan kurangnya protein yang dapat dengan mudah melekat pada darah O, maka dianjurkan golongan darah ini banyak-banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein, seperti ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan susu. Sayuran juga tetap harus diperhatikan agar dapat menunjang kecukupan gizi.

8. Cenderung mengalami pendarahan hebat.

Dalam sebuah penelitian di Jepang, berdasarkan 901 pasien yang masuk di ruang gawat darurat rumah sakit, pemilik golongan darah O memiliki prosentase kematian 28 persen lebih tinggi. Sementara golongan darah yang lain hanya 11 persen. Hal ini disebabkan oleh susahnya penggumpalan darah golongan O. Mereka pun akan cenderung mengalami pendarahan yang hebat ketika mengalami kecelakaan atau trauma tubuh yang serius. (Equity World)