Equity World | 9 Hal yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Mati. Mulai dari Berubah Warna Sampai Jadi Busuk

pt equityworld

Equity World | Kamu tentu tahu kalau semua makhluk bernyawa pasti akan mati pada masanya, termasuk kita sebagai manusia. Tapi, apa kamu tahu yang sebenarnya terjadi pada tubuh setelah kita nggak lagi bernafas? Kalau di film dan sinetron kebanyakan sih, orang kalau mati ya cuma bakal berhenti bernafas, denyut nadi hilang, atau kalau dirawat di rumah sakit, layar monitor bakal menunjukkan garis lurus disertai bunyi “beep…” panjang. Padahal sebenarnya banyak perubahan yang terjadi pada tubuh saat kita sudah mati lho.

Kalau penasaran, nih Hipwee News & Feature sudah merangkum informasinya buat kamu. Biar kamu paham kalau ternyata ada proses panjang yang bakal dilalui tubuh manusia sebelum akhirnya jadi tulang belulang di dalam tanah. Simak dulu yuk ulasan spesial kali ini

1. Beberapa detik setelah jantung tak lagi berdetak, otak otomatis bakal berhenti bekerja karena kehilangan pasokan oksigen

Momen saat jantung berhenti berdetak ini adalah saat-saat dimana pihak medis menyatakan manusia benar-benar meninggal. Ketika ini terjadi, darah tak lagi bisa terpompa dan tersalurkan ke seluruh tubuh karena organ yang bertugas memompanya telah berhenti bekerja. Otak sebagai pusat segala aktivitas juga turut berhenti karena nggak mendapat pasokan oksigen yang dibawa oleh darah.

2. Selanjutnya, temperatur tubuh kita akan terus menurun sampai mencapai suhu ruangan. Per jamnya bisa turun 0,8 derajat Celsius lho

Tubuh yang sudah mati akan kehilangan panasnya, sehingga temperaturnya juga akan terus menurun. Dilansir dari Business Insider, setiap jamnya temperatur tubuh kita akan turun 1,6 derajat Farenheit atau sekitar 0,8 derajat Celsius, sampai benar-benar mencapai suhu ruang.

3. Kalsium yang ada dalam otot akan membuat tubuh kita jadi kaku. Peristiwa ini disebut juga “rigor mortis“, dan akan berlangsung selama 36 jam

Rigor mortis bisa terjadi sampai 36 jam setelah kematian. Kalsium dalam otot akan membuat tubuh kaku, dimulai dari kelopak mata, otot leher, lalu diikuti seluruh bagian tubuh.

4. Setelah itu otot menjadi lebih rileks, yang mana membuat sisa urin dan kotoran dalam tubuh kita ikut keluar

Setelah tubuh menegang karena kalsium, otot berubah menjadi lebih rileks. Ini membuat sisa urin dan kotoran dalam tubuh kita keluar. Mungkin bisa dibilang ini adalah proses pembersihan ya…

5. Darah kita akan mengikuti gravitasi, membuat tubuh jadi pucat di beberapa bagian

Karena darah nggak lagi beredar seperti seharusnya, ia akan ‘turun’ mengikuti gravitasi. Kalau tubuh kita terbaring, ya darah akan berkumpul di bagian terbawah aja. Ini membuat tubuh bagian atas berubah lebih pucat, sedangkan yang bawah akan menjadi biru keunguan.

6. Dalam beberapa hari selanjutnya, tubuh kita mulai mengeluarkan bau busuk karena mengeluarkan zat kimia seperti putrescine atau cadaverine

Organ-organ yang mati akan mengeluarkan zat kimia seperti putrescine atau cadaverine. Senyawa ini membuat tubuh kita mengeluarkan bau busuk. Sel tubuh yang mati juga mengeluarkan enzim yang mengundang bakteri serta jamur untuk menggerogoti tubuh kita dan mengeluarkan bau tak sedap.

7. Warna kulit kita juga akan berubah menjadi hijau karena enzim petriolitik dalam tubuh mulai membusuk

Saat tubuh membusuk, warnanya akan berubah menjadi hijau.

8. Kalau sudah beberapa minggu berlalu, serangga dan belatung mulai ‘memangsa’ tubuh kita, rambut mulai rontok, dan tubuh berubah jadi ungu kehitaman karena terus digerogoti bakteri

Selain bakteri dan jamur, bau “manis” yang dihasilkan tubuh kita juga akan mengundang lalat daging, tungau, dan semut datang. Lalat kemudian bertelur dan menetas sebagai belatung. Belatung inilah yang lebih banyak turut andil ‘melahap’ tubuh kita hampir 60% bagian.

9. Dalam waktu sekitar 4 bulan, jaringan lunak di tubuh kita baru benar-benar terurai, hingga menyisakan tulang belulang saja

Setelah 4 bulan, jaringan lunak dalam tubuh kita baru bisa benar-benar terurai. Proses ini membuat organ-organ dalam tubuh menghasilkan cairan yang membuat tubuh seolah “tumpah”. Lama-kelamaan, semua bagian tubuh akan terurai dan menyisakan tulang belulang saja.

Satu hal lagi yang perlu kamu tahu nih, ternyata tubuh kita yang terurai nantinya bisa bermanfaat buat menyuburkan tanah di sekitar lho. Semacam jadi ‘pupuk’ gitu ya… Nah, tanah yang subur itu tentu akan bermanfaat juga buat tumbuhan atau pohon di sekelilingnya. Jadi paham ya kenapa tumbuhan di sekitar tanah pemakaman bisa tumbuh subur. (Equity World)