Equity World | Arsitekturnya yang Gak Biasa, 8 Stasiun Kereta Ini Sangat Mengagumkan!

Equity World | Stasiun biasanya hanya menjadi tempat menunggu atau pergantian saat akan naik kereta. Namun, berbeda dengan delapan stasiun spesial nan menarik ini. Arsitektur delapan stasiun ini membuat para penumpangnya lupa kalau tempat ini adalah stasiun. Seperti apakah bentuknya? yuk simak, dikutip dari idntimes.com

1. Kanazawa Station


Berlokasi di Jepang, arsitektur di stasiun ini disebut Tsuzumi Gate. Struktur kayu yang memutar dirancang menyerupai Tsuzumi, yang merupakan drum tradisional Jepang. Beberapa acara juga biasanya diadakan di tempat ini, selain itu stasiun ini menyediakan pusat informasi wisata.

2. Antwerpen-Centraal (Antwerp Central)


Antwerp Central disebut juga Flemish city. Antwerp Central dianggap sebagai stasiun tercantik di dunia. Didesain oleh salah satu arsitek terkenal asal Belgia, Louis Delacenserie yang menggabungkan gaya dari Neo-Renaissance dan Art Nouveau guna membuat gedung terlihat impresif untuk para penjelajah.

3. Atocha Station


Stasiun ini melayani kereta komuter dan kereta regional untuk jalur Barcelona, Sevilla, Valencia dan kota Spanyol lainnya. Stasiun tua ini memiliki langit-langit yang berkubah dan gelas kaca yang memberikan kesan lampu secara alami. Di sekitar stasiun Atocha terdapat kafe dan toko-toko yang memanjakan para penumpang di dalamnya.

4. Chhatrapati Shivaji Terminus


Chhatrapati Shivaji Terminus adalah salah satu contoh terbaik di dunia dari arsitek Victorian Gothic Revival. Berlokasi di Mumbai, stasiun ini adalah stasiun tersibuk di India dengan 18 platform, yakni tujuh untuk lokal dan 11 untuk kereta dengan jarak yang panjang. Stasiun ini asalnya bernama Victoria Terminus. Kemudian namanya diganti pada tahun 1996 menjadi Chhatrapati Shivaji.

5. Berlin Hauptbahnhof


Berlin Hauptbahnhof juga sering dikenal dengan nama Berlin Main Station. Tergolong masih muda, stasiun ini didirikan pada tahun 2006. Namun sejarahnya dimulai pada tahun 1870 ketika dikenal dengan nama stasiun Lehrte. Saat hancur karena perang dunia ke II, stasiun Lehrte menjadi terbatas penggunaannya. Karakter stasiun Hauptbahnhof paling terlihat adalah atap kaca melengkung, yang panjangnya hampir 400 kaki.

6. Union Station


Berlokasi di Washington D.C, Union Station menjadi stasiun tersibuk di Amerika. Lebih dari lima juta orang berkunjung di stasiun ini setiap tahunnya. Bahkan sebelumnya saat perang dunia II, sekitar 200.000 orang menggunakan platform Union per harinya. Desain stasiun ini merupakan inspirasi dari arsitek Roma kuno.

7. St. Pancras International


Awalnya stasiun ini bernama London’s St. Pancra, lalu berganti menjadi St. Pancras International. Stasiun ini dianggap sebagai salah satu contoh dari arsitek Victorian di London. St. Pancras International menghabiskan dana sebesar 1,2 miliar dollar AS. Setelah renovasi, stasiun ini dapat mengakomodasi kereta kecepatan tinggi Euristar yang terhubung dengan Inggris.

8. Toledo Station, Naples


Naples adalah rumah bagi sistem kereta bawah tanah dengan bakat kreatif. Stasiun Toledo terkenal dengan pusat perbelanjaan yang spektakuler. Stasiun ini memiliki hiasan mosaik dan karya seniman visual Robert Wilson. Dijuluki Panel Cahaya, instalasi Wilson membawa kecerahan ke bagian terendah dari stasiun.

Kreatif dan sejarah tergabung menjadikan sebuah sentuhan arsitek indah. Tak menyangka stasiun diubahnya menjadi sebuah tempat hiburan. Bahkan, penumpang bak tak ingin cepat-cepat pergi dari stasiun karena menikmati keindahan wisata di sekitar. (JK- Equity World)

Save

Save

Save

Save