Equity World | Awas, 8 Obat Ini Jangan Kamu Konsumsi Saat Masih Sibuk Beraktivitas!

pt equityworld

Equity World | Bisa jadi kamu belum tahu, sebenarnya obat-obatan itu tidak bisa asal digunakan di sembarang tempat dan sembarang waktu. Itu karena terdapat efek samping yang dapat menganggu aktifitas. Karena itu, dalam pemberian resep, dokter selalu mengingatkan untuk menggunakannya di waktu-waktu tertentu.

Kamu tidak akan mau tergeletak ketika kamu bekerja atau di sekolah kan? Berikut adalah obat-obat yang sangat perlu diperhatikan untuk waktu dan tempat penggunaannya karena obat-obatan itu mampu memberikanmu rasa kantuk dan bahkan pusing yang berlebihan.

1. Obat alergi

Disebut juga antihistamin. Kandungan obat alergi ini membuatmu mengantuk setengah mati. Buktinya beberapa antihistamin terkandung di dalam pil tidur.

2. Obat anti depresi

Satu tipe obat yang bernama tricyclics mampu membuatmu capek dan ngantuk. Beberapa obat bahkan memiliki pengaruh yang lebih kuat daripada yang lain. Memang tujuan obat ini untuk relaksasi.

3. Obat tekanan darah

Obat ini diperuntukkan kepada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi. Obat-obat ini melambatkan jantungmu sehingga tidak terlalu memompa, namun sebagai gantinya kamu merasa lelah.

4. Perawatan kanker

Tipe perawatan kanker yang berbeda dapat membuatmu sangat lelah karena adanya perubahan protein dan hormon di tubuhmu. Dengan membunuh sel-sel kanker, perawatan tersebut juga merusak beberapa sel normal. Itu membuat selmu bekerja lebih keras untuk membersihkan atau memperbaiki sel-sel tersebut.

5. Obat usus

Ini adalah obat yang mengontrolmu dari mual dan muntah-muntah serta diare. Ini mirip dengan obat anti mabuk yang biasa digunakan di perjalanan panjang, membuat orang yang meminumnya tidur terlelap.

6. Relaksan otot

Obat-obat macam ini tidak langsung bereaksi ke ototmu. Malahan, obat-obat ini bereaksi terlebih dahulu ke sistem saraf yang terletak di otak dan tulang belakang yang baru membuat ototmu relaks. Efek yang menyerang sistem saraf inilah yang membuatmu lelah.

7. Obat nyeri opioid

Opioid bekerja sebagai reaksi kimiawi yang membuat tubuhmu mampu mengontrol sakit. Dinamakan hormon endorfin, reaksi kimiawi itu ada di obat-obatan macam aspirin dan morfin, serta obat-obatan lainnya yang digolongkan painkiller. Efeknya seperti obat bius.

8. Obat epilepsi dan kejang

Obat ini bekerja pada sel otakmu. Beberapa di antaranya juga sama dengan obat-obatan untuk mengatasi kecemasan, jadi sudah pasti efeknya mirip dengan obat anti depresi, yaitu membuat tenang seseorang, bahkan sampai ke tahap tertidur.

Obat-obatan ini tetap layak untuk dipakai, tetapi sebaiknya kamu menggunakannya di tempat dan di saat yang tepat. Kamu tidak mau kecelakaan ketika mengendara karena rasa kantuk akibat minum obat. (Equity World)