Equity World | Awas, Ini 6 Pertanda Serangan Kanker Kelenjar Getah Bening. Termasuk Benjolan di Ketiak

pt equityworld

Equity World | Sebenarnya, tubuh kita punya banyak kelenjar getah bening yang fungsinya menghasilkan cairan yang mengandung sel darah putih (limfa) untuk melawan bakteri dan virus. Kelenjar ini terletak di ketiak, leher, bawah dagu dan sela paha serta bisa teraba. Jadi fungsinya penting banget sebagai sistem pertahanan tubuh dari infeksi. Meski begitu, kelenjar ini juga bisa ditumbuhi kanker. Tapi jangan khawatir, kalau semakin cepat dideteksi dan diobati, maka semakin cepat pula proses penyembuhannya.

Nah, meski kamu nggak mengalami, penting banget untuk mengenali tanda-tanda pada tubuh ketika terserang kanker kelenjar getah bening, agar nantinya bisa dicegah dan diobati lebih cepat.

1. Terdapat benjolan yang nggak terasa sakit, tapi cenderung membesar dan menetap

Tanda paling umum dan yang kasat mata dari penyakit ini adalah adanya pembengkakan atau benjolan di area kelenjar getah bening (limfoma). Biasanya muncul di sekitar leher, ketiak, bawah telinga, dan pangkal paha. Benjolan ini nggak terasa sakit, biasanya bergerombol dan membesar. Tapi ada juga yang mengeluh sakit di beberapa kondisi tertentu.

2. Demam yang nggak begitu tinggi. Tapi bikin menggigil hingga berkeringat di malam hari

Ketika kelenjar getah bening sudah terinfeksi, maka respon tubuh selanjutnya adalah demam. Umumnya sih demamnya nggak terlalu tinggi, tapi bikin tubuh menggigil bahkan mengeluarkan banyak keringat di malam hari. Hal ini disebabkan karena metabolisme sel yang terganggu.

3. Nggak nafsu makan karena perut yang terasa penuh dan penurunan berat badan secara tiba-tiba yang cukup drastis

Waspadalah kalau berat badanmu tiba-tiba menurun padahal kamu lagi nggak menjalani program diet atau melakukan olahraga tertentu, karena ini bisa jadi gejala kanker kelenjar getah bening. Umumnya, penurunannya ini berkisar minimal 10 persen dari total berat badan semula selama 6 bulan. Nafsu makan pun cenderung menurun, baru makan sedikit aja udah berasa kenyang. Kondisi ini terjadi karena tubuh membakar lebih banyak energi untuk melawan sel-sel kanker.

4. Batuk yang nggak kunjung sembuh, sakit tenggorokan berkepanjangan, hingga sulit bernapas

Kanker ini juga bisa memengaruhi kelenjar timus yang terletak di antara tulang paru-paru dan tulang dada. Kalau kelenjar timus ini ikut membengkak, maka bisa menekan tenggorokan sehingga bikin tenggorokanmu sakit, batuk berkepanjangan, bahkan mengalami kesulitan bernapas, terutama saat berbaring. Beberapa orang juga ada yang mengeluh nyeri pada bagian dadanya karena kondisi ini.

5. Mengalami kelelahan yang sangat padahal sebelumnya tubuh terasa baik-baik saja

Dilansir Hello Sehat, diperkirakan sekitar 9 dari 10 orang yang memiliki limfoma lebih mudah mengalami kelelahan. Meski begitu, tingkat kelelahan setiap penderita berbeda-beda, bisa ringan maupun kronis. Tapi kelelahan di sini lebih kepada rasa lelah dan letih yang terus-menerus, padahal nggak melakukan aktivitas berat.

6. Limfoma juga menyebabkan kulit ruam dan gatal, terutama di area lipatan

Gejala ini bisa terjadi karena zat sitokin yang dilepaskan oleh tubuh untuk melawan sel kanker. Semakin lama, kulit akan terlihat bersisik kemerahan atau keunguan. Kondisi ini seringnya terjadi pada daerah lipatan kulit dan hampir mirip dengan eksim.

Nah, kalau di antara kamu atau orang terdekat di sekitarmu mengalami gejala-gejala seperti di atas, baiknya segera kunjungi dokter untuk memastikan penyebab dari keluhan yang dialami. Kalau kanker kelenjar getah bening ini udah terdeteksi sedari dini, proses penyembuhannya pun akan lebih cepat. Semoga sehat-sehat terus ya, kamu! (Equity World)