Equity World | Bursa Asia Bergerak Bervariasi Dibayangi Kondisi Politik Inggris.

PT Equityworld Futures 1016960

Equity World | Bursa Asia bergerak bervariasi, sebagian besar mengabaikan ketidakpastian politik di Inggris.

Dikutip dari liputan6.com, Jumat (9/6/2017), indeks Nikkei Jepang naik 0,18 persen pada awal perdagangan dan Kospi menguat 0,36 persen. Sementara indeks patokan Australia S&P/ASX 200 turun hanya 0,05 persen.

Pasar dibayangi kondisi politik di Inggris, meski ini dinilai tak berdampak signifikan. Seperti diketahui, Partai Konservatif Perdana Menteri Theresa May mungkin kehilangan mayoritas suara di parlemen, dengan hanya memenangkan 314 kursi dari 326 kursi yang dibutuhkan. Jajak pendapat juga menunjukkan jika Partai Buruh bisa menguasai 266 kursi.

“Kemungkinan berkurangnya kursi mayoritas Parti Konservatif atau peristiwa di pemerintahan Inggris mungkin tidak memiliki dampak signifikan terhadap pasar global yang lebih luas,” ujar Analis Pasar Saham CMC Markets Ric Spooner dalam catatannya seraya menambahkan jika pergerakan pasar kemungkinan akan terbatas ke Inggris.

Sebelumnya Wall Street mengakhiri sesi sedikit lebih tinggi, menyusul kesaksian mantan Direktur FBI James Comey di hadapan Komite Intelijen Senat.

Dow Jones Industrial Average naik 8,84 poin atau 0,04 persen untuk berakhir di level 21.182,53. Kemudian S&P 500 SPX menambahkan 0,65 poin atau 0,03 persen untuk menetap di level 2.433,79 dan Nasdaq Composite Indeks menambahkan 24,38 poiin atau 0,39 persen untuk menetap di level 6.321,76.

Sementara itu di pasar mata uang, dolar menguat terhadap enam mata uang utama yang diperdagangkan. Terhadap yen, greenback bertahan stabil di 109,96 dan Aussie /dollar sedikit melemah dari penguatan di US$ 0,7526.

Harga minyak sedikit lebih rendah. Minyak mentah Brent turun 0,08 persen menjadi diperdagangkan ke posisi US$ 47,82 per barel dan minyak mentah AS turun 0,09 persen dan diperdagangkan pada US$ 45,60 per barel.

Baca juga : IHSG Berpeluang ke Zona Hijau, Simak 7 Saham Pilihan Ini

PT Equityworld Futures 1016961

Equity World | Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bergerak ke zona hijau pada perdagangan saham menjelang akhir pekan ini. Rilis cadangan devisa Mei dan harga komoditas warnai laju IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, IHSG masih terlihat betah di rentang konsolidasi wajar. Pergerakan IHSG ini terjadi di tengah gejolak harga komoditas dan aliran dana investor asing keluar dari pasar saham meski tidak terlalu besar.

Selain itu, William menuturkan, rilis cadangan devisa Indonesia tercatat stabil juga menjadi sentimen positif untuk IHSG. Tercatat cadangan devisa Mei naik menjadi US$ 124,95 miliar.

“IHSG akan berpeluang menguat. Kisaran IHSG di 5.676-5.797,” ujar William dalam ulasannya, Jumat (9/6/2017).

Hal senada dikatakan Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi. Ia menuturkan, IHSG masih akan bergerak variasi dengan mencoba untuk menguat. IHSG akan bergerak di kisaran 5.683-5.750.

Lanjar menuturkan, pergerakan IHSG cenderung kembali konsolidasi secara teknikal. Saat ini level IHSG masih tertahan pada level support moving average atau pergerakan rata-rata (MA) 25 harian. “IHSG masih akan bervariasi dengan mencoba rebound (menguat) pada support MA 25,” ujar dia.

Untuk pilihan saham, William memilih saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sedangkan Lanjar memilih saham JSMR, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). (Equity World Jakarta)

TAG :

Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, PT Equity World , Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC , EWF, PT EWF

Save