Equity World – Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (27/07), indeks Nikkei berakhir naik 281,78 poin atau 1,72 persen pada 16664.82. Penguatan indeks Nikkei terdorong rencana Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyiapkan paket stimulus untuk menguatkan ekonomi Jepang. 

Lihat : Indeks Nikkei 27 Juli Dibuka Naik Terbantu Pelemahan Yen

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pada hari Rabu (27/07), pemerintahnya akan mengkompilasi paket stimulus lebih dari $ 265 miliar untuk meningkatkan ekonomi lesu, meskipun tidak jelas berapa banyak akan dihabiskan untuk langsung mendorong pertumbuhan.

Paket stimulus utama 28 triliun yen ($ 265,30 miliar), yang melebihi perkiraan awal sekitar 20 triliun yen termasuk 13 triliun yen pada “kebijakan fiskal,” dilaporkan Jiji. Langkah-langkah ini mungkin termasuk pengeluaran pemerintah pusat dan daerah, serta program pinjaman.

Lihat : Abe Siapkan Paket Stimulus $ 265 Miliar Untuk Menguatkan Ekonomi Jepang

Equity World – Terpantau mata uang Yen Jepang mengalami pelemahan. Pasangan mata uang USDJPY menguat 0,97 persen pada 105.67.

Pada akhir perdagangan, saham-saham eksportir Jepang menguat, dengan saham Toyota melonjak  3,18 persen, saham Honda naik 2,43 persen, saham Nissan melompat 4,59 persen, dan saham Canon naik 0,70 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau stabil pada 16,710, sama dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,710.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan berpotensi menguat terbatas dengan harapan stimulus pemerintah Jepang. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,200-15,708, dan kisaran Resistance 17,225-17,758. Equity World