Equity World | Dolar AS Perkasa, Harga Emas Terpuruk

pt equityworld

Equity World | Harga emas turun lebih dari 1 persen pada hari Senin (Selasa pagi WIB) karena para investor mencari perlindungan dari penguatan dolar Amerika Serikat (AS), yang telah didorong data ekonomi AS yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Dilansir dari Reuters, Selasa (9/10/2018), harga emas di pasar spot turun 1,1 persen menjadi USD 1.189,37 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 1,1 persen menjadi USD 1.192,3 per ounce.

“Dolar AS yang kuat dan ekspektasi kenaikan suku bunga menekan harga emas. Hal ini menakut-nakuti investor emas,” kata Carlo Alberto De Casa, Kepala Analis ActivTrades.

Harga emas telah jatuh lebih dari 12 persen dari puncaknya pada bulan April sebagian besar karena kekuatan dolar, yang mencerminkan ekonomi AS yang dinamis, meningkatnya suku bunga AS dan kekhawatiran perang perdagangan global.

Dolar yang lebih kuat membuat emas yang dibanderol dalam denominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Pasar saham global jatuh karena kepercayaan investor terpukul dari lonjakan minggu lalu di tengah kekhawatiran tentang sengketa perdagangan AS-China.

Kondisi ini diperparah ketika Bank Sentral China (PBOC) mengeluarkan kebijakan berupa pemotongan rasio cadangan wajib sebesar 1 persen untuk penyimpanan renminbi mulai 15 Oktober 2018. Hal ini bertujuan untuk menurunkan struktur biaya pembiayaan.

Tingkat pengangguran AS turun mendekati level terendah 49 tahun, sebuah laporan pemerintah menunjukkan pada hari Jumat, terbaru dalam serangkaian data positif yang dapat mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan jalur kenaikan suku bunga secara bertahap.

Harga perak di pasar spot turun 1,2 persen menjadi USD 14,41 per ounce dan paladium menurun 0,7 persen menjadi USD 1.061,47. Platinum turun 1 persen menjadi USD 812,90 per ounce.

Equity World | Emas Terjatuh Seiring Kembali Memanasnya Tensi Politik AS-China

Equity World | Emas berjangka terperosok ke level terendahnya selama sepekan pada perdagangan Senin (8 Oktober) kemarin. Pelemahan logam mulia ini ditengarai karena Dolar AS yang kembali pulih setelah terkoreksi tipis pada penutupan pekan lalu.

Greenback kembali menguat setelah merespon kebijakan Pemerintah China yang memotong Required Reserve Ratio (RRR)-nya sebesar 1 persen, membuat Yuan melemah, sehingga Dolar AS menguat. Selain itu, Dolar juga didukung data ekonomi AS. Yield Obligasi AS yang naik hingga ke level tertingginya sejak tahun 2011 sehingga membuat Greenback kembali menguat.

Equity World | HARGA EMAS 9 OKTOBER: Spot Comex Bersinar Pagi Ini

Equity World | Harga emas Comex  menguat pada perdagangan pagi ini, Selasa (09/10/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka dengan penguatan  0,30% atau 3,60 poin di level US$1.192,20 per troy ounce.

Penguatan comex berlanjut pada pukul 07.03 WIB dimana spot turun 0,45% atau 5,40 poin ke US$1.194 per troy ounce.

Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.191,30-US$1.194,40 per troy ounce.

Adapun pada perdagangan Senin (08/10/2018) harga emas Comex kontrak Desember berakhir naik 1,41 % atau 17 poin ke level US$1.188,60 per troy ounce. (Equity World)