Equity World | Harga emas melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB). Kekhawatiran inflasi mendorong investor memburu logam safe haven, bahkan ketika data ritel AS yang lebih baik dari perkiraan memperkuat dolar membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Mengutip Antara, Kamis, 18 November 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD16,1 atau 0,87 persen menjadi USD1.870,20 per ons. Di pasar spot emas naik 0,90 persen menjadi USD1.865,66 per ons.

Sehari sebelumnya, Selasa, 16 November, emas berjangka tergelincir USD12,5 atau 0,67 persen menjadi USD1.854,10, setelah melemah sebanyak USD1,9 atau 0,1 persen menjadi USD1.866,60 pada Senin, 15 November, dan terdongkrak USD4,6 atau 0,25 persen menjadi USD1.868,50 pada Jumat, 12 November.

“Dukungan mendasar untuk emas dan perak tetap tekanan inflasi yang terus kami lihat di pasar,” kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger.

Dolar AS, yang juga bersaing dengan emas sebagai penyimpan nilai yang aman, menyentuh level tertinggi sejak Juli 2020, didukung oleh data ritel AS yang lebih baik dari perkiraan.

“Jika Ketua Fed, dalam waktu dekat, mengindikasikan pengurangan pembelian aset dapat dipercepat untuk melawan inflasi atau jika pasar percaya suku bunga akan naik lebih cepat dari yang diantisipasi, emas bisa berada di bawah beberapa “tekanan ringan,” kata Meger.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan peluang kerugian memegang emas tanpa bunga. The Fed mulai mengurangi pembelian obligasi secara bertahap bulan ini dan berharap untuk mengakhiri pembelian sama sekali pada pertengahan 2022. Pertemuan penetapan kebijakan berikutnya adalah pada pertengahan Desember.

Kenaikan harga-harga, sebagian besar didorong oleh melonjaknya biaya-biaya energi, tetap menjadi perhatian di negara lain juga. Inflasi Inggris mencapai level tertinggi 10 tahun, memperkuat ekspektasi bank sentral Inggris (BoE) akan menaikkan suku bunga pada Desember.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 22,3 sen atau 0,89 persen menjadi USD25,167 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD5,4 atau 0,5 persen, menjadi USD1.069,10 per ons.