Equity World Futures – China Luncurkan Stasiun Ruang Angkasa Kedua

Equity World Futures – BEIJING – China dikabarkan telah melakukan peluncuran roket generasi terbaru, sebagai batu loncatan dalam program ruang angkasa dengan misi ke Mars pada akhir dekade ini.

Pihak berwenang atas program tersebut mengatakan, pesawat ruang angkasa China tersebut akan mendarat di padang rumput yang luas, Inner Mongolian, yang menjaga penjadwalan China untuk menempatkan stasiun ruang angkasanya berada di dalam orbit tahun ini.

Peluncuran dari roket terbaru Long March 7 merupakan sebuah terobosan dari penggunaan yang lebih aman, dan memiliki bahan bakar yang ramah lingkungan. Hal itu juga menandai penggunaan dari Wenchang Satellite Launch Center di pulau selatan provinsi Hainan, sebagaimana dilansir Associated Press, Senin (27/6/2016).

Sejak peluncuran pertamanya di 2003, China telah mengirimkan percobaan stasiun luar angkasa yakni Tiangong 1 yang mendaratkan Yutu di bulan. Sementara stasiun ruang angkasa Tiangong 2 akan diluncurkan pada September.

Berkenaan dengan hal itu, pesawat ruang angkasa Shenzhou 11 dengan dua astronot dijadwalkan untuk terpasang dengan stasiun selama beberapa hari. Pihak administrator menyarankan pendaratan di bulan juga mungkin menjadi program di masa depan.

Program ruang angkasa yang didukung oleh militer China itu juga, berencana memiliki total 20 misi ruang angkasa tahun ini pada saat program Amerika Serikat (AS) dan negara lain yang sedang mencari pesan baru.

Selain itu, China juga mengembangkan roket yang lebih berat, Long March 5, yang diperlukan untuk meluncurkan Tiangong 2 dan muatan besar lainnya.

Misi peluncuran tersebut ialah untuk mendaratkan pesawat penjelajah di Mars pada 2020, dalam upaya menyamai rekor keberhasilan Amerika Serikat (AS) yang menggunakan pesawat Viking 1 empat dekade yang lalu. Equity World Futures –