Equity World Futures – Terimbas Brexit, Bursa Saham AS Lanjutkan Pelemahan

Equity World Futures – Jakarta, CNN Indonesia — Bursa Wall Street kembali jatuh pada perdagangan Senin (27/6) setelah keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit), mengirim indeks saham AS ke level terburuk dua hari dalam 10 bulan.

Seperti dilansir Reuters, ketiga indeks utama AS turun setidaknya 1,5 persen, setelah referendum pada Kamis pekan lalu mengguncang pasar global dan mendorong investor untuk mencari aset safe haven.

Indeks Nasdaq turun lebih dari 2 persen, di tengah kekhawatiran bahwa dampak dari keputusan Inggris bisa memukul pengeluaran untuk investasi bisnis di sektor teknologi.

Seiring dengan sektor teknologi, pelemahan juga terjadi untuk sektor material, keuangan, dan energi.

“Momentum terus melemah karena ada terus terdapat ketidakpastian. Padahal sangat penting untuk dicatat bahwa hal ini sudah sesuai ketentuan,” kata Eric Kuby, kepala investasi North Star Investment Management di Chicago.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 260,51 poin atau 1,5 persen ke level 17.140,24, sedangkan S&P 500 kehilangan 36,87 poin atau 1,81 persen ke 2.000,54. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 113,54 poin atau 2,41 persen ke angka 4.594,44.

Delapan dari 10 sektor utama S&P ditutup lebih rendah. Hanya sektor utilitas dan jasa telekomunikasi yang mencatatkan penguatan.

Sejak referendum Inggris, S&P 500 telah jatuh 5,3 persen, mencatatkan pelemahan terburuk dalam dua hari sejak Agustus 2015.

Adapun aksi jual pada Jumat pekan lalu telah menghilangkan dana sebesar US$2,08 triliun dari pasar ekuitas global. Menurut Standard & Poor’s, hal itu merupakan kerugian terbesar dalam satu hari.

“Rasanya mendapat pukulan keras dan tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa perdagangan Jumat itu keras. Pasti ada potensi untuk beberapa penurunan di jangka pendek,” kata Aaron Jett, Wakil Presiden Ekuitas Global Bel Air Investment Advisors di Los Angeles. Equity World Futures