Equity World | Harga Emas Berjangka Naik Imbas Ketidakpastian Brexit

pt equityworld

Equity World | Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik karena dolar AS melemah. Ketidakpastian Brexit juga mendorong emas, aset safe haven, kata analis.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik USD7,00 atau 0,54% menjadi menetap di USD1.298,10 per ounce, dilansir dari Antaranews, Rabu (13/3/2019).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun lebih dari 0,2% menjadi di bawah 97.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar turun, emas berjangka akan naik karena emas, dihargai dalam dolar, menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Emas diselesaikan tepat sebelum parlemen Inggris menolak lagi kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May, dalam pemungutan suara kedua yang berarti sejak Januari. Meningkatnya ketidakpastian tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa mengirim emas jauh lebih tinggi dalam perdagangan elektronik berikutnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 13,9 sen atau 0,91%, menjadi ditutup pada USD15,413 per ons. Platinum untuk pengiriman April naik USD15,1 atau 1,85% menjadi USD831,90 per ounce.

Equity World | Harga Emas Comex Menguat 7 Poin Pukul 11.54 WIB

Equity World | Harga emas Comex  bergerak naik pada perdagangan hari ini, Rabu (13/03/2019)

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka dengan penguatan  0,29% atau 3,70 poin di level US$1.301,80 per troy ounce.

Pada pukul 07.20 WIB emas lanjut naik 0,41% atau 5,30  poin ke level US$1.303,40 per troy ounce.

Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.1300,60-US$1.303,40 per troy ounce.

Adapun pada perdagangan kemarin, Selasa (12/03/2019) harga emas ditutup naik 0,54% atau 7,0 poin di level US$1.298,10 per troy ounce.

Equity World | Emas naik didorong pelemahan dolar AS dan ketidakpastian Brexit

Equity World | Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena pelemahan dolar AS dan ketidakpastian Brexit mendorong logam mulia sebagai ase safe haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik 7,00 dolar AS atau 0,54 persen, menjadi menetap di 1.298,10 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun lebih dari 0,2 persen menjadi di bawah 97 pada Selasa (12/3).

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS melemah maka emas berjangka biasanya akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Emas diselesaikan (ditutup) tepat sebelum parlemen Inggris menolak lagi kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May, dalam pemungutan suara penting yang kedua sejak Januari.

Meningkatnya ketidakpastian tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa mengirim emas jauh lebih tinggi dalam perdagangan elektronik berikutnya, setelah perdagangan reguler.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 13,9 sen AS atau 0,91 persen, menjadi ditutup pada 15,413 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 15,1 dolar AS atau 1,85 persen, menjadi 831,90 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (Equity World)