Equity World – Harga minyak mentah kepada perdagangan Senin tengah malam naik sesudah pendapat dengan dari Arab Saudi & Rusia utk kerja sama memberi dukungan pasar minyak.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate terakhir diperdagangan naik $ 0,63, atau 1,42 prosen, terhadap $ 45,07 per barel.

Equity World – Harga Minyak Mentah Terus Naik Dengan Optimisme Arab Saudi-Rusia dan Pelemahan Dollar AS

Harga minyak mentah berjangka Brent utk pengiriman Nopember naik lebih dari 3 prosen lebih tinggi kepada $ 48,55 per barel, menetap hingga $ 1,38 terhadap hri Jumat. Perdagangan minyak mentah AS bisa saja bakal terbatas terhadap hri Senin dikarenakan libur Hri Buruh AS.

Minyak rally kepada info bahwa pembuat minyak penting Arab Saudi & Rusia menciptakan opini dgn sewaktu KTT G-20 di Tiongkok menyerukan kerja sama utk mensupport pasar minyak. Tapi, harga komoditas mengurangi keuntungan ketika pengumuman itu dibuat. Menteri Energi Rusia mengemukakan bahwa ke-2 negeri sudah pindah ke kemitraan energi strategis & mencari trick utk menstabilkan pasar.

Diawal Mulanya minyak berjangka beringsut turun terhadap awal perdagangan hri Senin, mengurangi 3 prosen keuntungan di sesi pada awal mulanya, lantaran dollar menguat & pedagang memandang kekhawatiran terus-menerus terhadap kekenyangan minyak dunia walaupun sekian banyak tanda-tanda pembuat minyak mampu coba utk mengatasi harga minyak yg lemah.

Dollar AS menguat mengabaikan data tugas AS yg mengecewakan Jumat yg banyak buat mengubah persepsi investor bahwa Federal Reserve mungkin bakal menaikkan suku bunga dalam sekian banyak bln akan datang.

Brent rally ke atas $ 50 per barel terhadap akhir Agustus dibantu oleh tumbuh pembicaraan mengenai pembekuan produksi terkoordinasi, tetapi harga sudah sejak jatuh yang merupakan sekian banyak yakin OPEC bakal memangkas produksi.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak menyampaikan hri Sabtu bahwa pembekuan produksi minyak dapat jadi salah satu isu yg dibahas oleh pembuat minyak mentah akhir bln ini di Aljazair.

Namun meski pembicaraan mengenai pembekuan, sekian banyak memang yakin ada kesepakatan bakal di raih di Aljazair.

Iran, pembuat paling besar ke3 OPEC, menyampaikan pihaknya cuma dapat bekerja sama-sama dalam pembicaraan utk membekukan output bila sesama eksportir dipercaya haknya buat sepenuhnya memperoleh kembali pangsa pasar.

Iran siap buat menaikkan produksi minyak hingga 4 juta barel per hri dalam sekian banyak bln tergantung kepada permintaan pasar, satu orang petinggi senior dari Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC), Senin.

Utk perdagangan minyak mentah berjangka AS tengah malam kelak, butuh dicermati data ekonomi AS yg dapat mempengaruhi dolar AS. Data pertumbuhan bidang jasa AS lewat indeks Markit ataupun ISM Non Manufacturing diindikasikan melemah. Bila ini terealisir dapat menekan dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah terhadap perdagangan kemudian berpotensi naik terdukung pelemahan dolar AS & optimisme pembicaraan pembekuan produksi. Harga diperkirakan bakal menembus kisaran Resistance $ 45,50 – $ 46,00, & apabila harga turun bakal menembus kisaran Support $ 44,50 – $ 44,00. Equity World