Equity World – Harga minyak mentah melemah kepada perdagangan Selasa sesi Asia di tengah kekhawatiran kekenyangan minyak global, dgn investor membawa keuntungan dari kenaikan nyaris 3 % dari sesi pada awal mulanya, mengalahkan sentimen positif bisa saja jumpa pembuat minyak OPEC.

Menteri Perminyakan Venezuela Eulogio del Pino mengemukakan terhadap hri Senin bahwa jumpa antara OPEC & negara-negara Non-OPEC barangkali berjalan “dalam sekian banyak pekan mendatang” dikarenakan krisis yg dilanda negeri Amerika Selatan mencari dukungan buat menolong pasar minyak yg lemah.

Equity World – Harga Minyak Mentah Sesi Asia Turun Tertekan Profit Taking

Sekian Banyak petinggi OPEC mengemukakan pembekuan produksi minyak global dapat dibahas terhadap jumpa September yg telah dijadwalkan organisasi, tapi Non-OPEC Rusia, pembuat minyak paling besar didunia, mengemukakan dirinya tak menyaksikan argumen utk memegang produksi terhadap level waktu ini.

Sejak terjun di harga minyak yg dimulai terhadap pertengahan 2014, Venezuela sudah berulang kali cobalah utk tawaran broker buat membekukan produksi & mengurangi mengenyangkan pasokan, bersama kesuksesan yg terbatas.

Harga minyak mentah NYMEX buat pengiriman September turun 36 sen jadi $ 42,66 per barel, sesudah ditutup naik $ 1.22 atau 2,9 prosen, terhadap hri Senin. Patokan AS ini kehilangan lebih kurang 14 % bln dulu & naik 2,5 prosen kepada Agustus.

Sedangkan harga minyak mentah Brent utk pengiriman Oktober turun 40 sen ke $ 44,99 per barel terhadap 0420 GMT, sesudah menetap naik $ 1.12, atau 2,5 prosen, terhadap hri Senin. Sesudah jatuh nyaris 15 % kepada bln Juli, harga Brent sejauh bln ini naik kurang lebih 6 prosen.

Menteri Energi Qatar & Presiden OPEC Mohammad Badan Intelijen Negara Saleh Al-Sada mengemukakan kepada hri Senin pasar minyak yakni terhadap trayek rebalancing walau penurunan harga minyak global, menyambung bahwa OPEC dalam pembicaraan terus-menerus buat menstabilkan pasar.

Perusahaan intelijen pasar Genscape melaporkan membangun lebih dari 307.000 barel di Cushing, Oklahoma pusat pengiriman utk berjangka WTI di pekan sampai 5 Agustus, kata para pedagang, bahkan yang merupakan analis memperkirakan dalam jajak pernyataan Reuters penurunan keseluruhan persediaan minyak mentah AS dari 1 juta barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah kepada perdagangan seterusnya berpotensi melemah tertekan sentimen kekenyangan global. Tapi apabila pembahasan negeri OPEC buat menahan produksi berlanjut luas, bakal menopang kenaikan harga minyak mentah. Harga diperkirakan bakal menembus kisaran Support $ 42,20 – $ 41,70, & kalau harga naik dapat menembus kisaran Resistance $ 43,20 – $ 43,70. Equity World