Equity World | Harus Tahu, Ini 11 Hal ‘Jahat’ yang Dilakukan Gula pada Tubuhmu

pt equityworld

Equity World | Jarang ada yang bisa menolak pesona makanan manis. Glukosa yang terdapat di dalam makanan manis diserap cepat oleh tubuh dan mengubahnya menjadi energi. Itulah sebabnya jika anak kecil mengonsumsi gula terlalu banyak, mereka akan hiperaktif.

Selain menjadi salah satu rasa favorit dalam setiap hidangan penutup, konsumsi gula ternyata gak selamanya oke. Inilah 11 hal jahat yang bisa dilakukan gula pada tubuhmu.

1. Gula bisa mengurangi angka harapan hidup

Kamu pasti sudah tahu kalau soda atau permen terlalu banyak itu gak sehat, tapi kamu juga harus tahu seberapa banyak gula yang dibutuhkan untuk pada akhirnya merugikan tubuhmu. Studi di University of California San Fansisco menemukan bahwa minum 10 kg soda setiap hari setara dengan 4,6 tahun penuaan sel. Sama seperti merokok, penuaan sel ini artinya angka harapan hidup juga berkurang.

Artinya, kalau kamu mulai kurangi konsumsi makanan manis, bakal bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

2. Gula meningkatkan produksi insulin dalam tubuh

Salah satu dampak langsung gula pada tubuh adalah peningkatan insulin yang mengatur kadar gula dalam darah. Soda adalah salah satu biang kerok yang paling parah. Gula-gula di dalam minuman bisa diserap tubuh dengan sangat cepat sehingga meningkatkan insulin dan glukosa dalam darah.

Hasilnya? Resistansi insulin (di mana tubuh butuh insulin lebih banyak untuk efektif) dan rusaknya sistem metabolisme.

3. Gula bakal menempatkanmu ke dalam antrean diabetes

Kalau punya darah tinggi, kamu sudah “satu jalan tol” dengan diabetes. Resistansi insulin membutuhkan pankreas untuk memproduksi insulin lebih banyak, karena tubuh semakin tidak sensitif. Seiring waktu, pankreas bisa kelelahan karena produksi insulin berlebihan dan pada akhirnya tak akan mampu memproduksi insulin sama sekali. Ini pada akhirnya menghasilkan diabetes tipe 2.

4. Gula membuat berat badan naik lebih cepat

Tubuh memang perlu gula untuk sumber energi, dan sisanya akan disimpan sebagai lemak. Tak mengejutkan, hubungan baik antara gula dengan kenaikan berat badan akan memengaruhi kesehatanmu. Konsumsi gula berlebihan akan selalu berhubungan dengan kenaikan berat badan dan obesitas yang bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan serangan jantung.

5. Gula akan menaikkan tekanan darah dan risiko gangguan pada jantung

Cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan mengurangi konsumsi gula. Dampak merugikan dari gula dalam tubuh adalah tingginya angka kolesterol dan kematian akibat gangguan jantung.

Sebagaimana dilansir dari sciencedaily.com, tingginya angka gula dalam darah juga memengaruhi peningkatan lipid dalam darah yang disebut dengan Very Low-Density Lipoprotein (VLDL), yang ada kaitannya dengan risiko gangguan kardiovaskular. Gula juga menurunkan produksi HDL, kolesterol baik dalam tubuh yang melindungi tubuh dari gangguan jantung.

6. Gula akan mengganggu sinyal tubuh ke otak, begitu sebaliknya

Meski belum banyak pembuktian bahwa gula bisa jadi adiktif, tapi gula sebenarnya punya efek terhadap otak. Makanan padat energi yang manis bisa memicumu untuk terus mengonsumsinya dan memengaruhi bagian otak yang bernama sistem limbic. Saat makan manis, kita sebenarnya sednag melatih otak untuk menyukai makanan-makanan ini dan hasilnya konsumsi akan semakin meningkat.

7. Makan gula banyak pun masih bisa membuatmu tetap kelaparan

Kamu gak mendapat nutrisi yang cukup meski pun makan gula, itulah sebab kenapa kamu mungkin masih merasa lapar. Konsumsi gula ada kaitannya erat dengan ketidakmampuan seseorang untuk mengenali rasa kenyang pada tubuh. Ditambah minuman manis mengandung kalori dari gula cair yang tak bisa mengenyangkan lambung, sehingga banyak orang yang masih tetap merasa lapar, meski sudah mengonsumsi gula dalam jumlah besar.

8. Gula membuat otakmu menderita

Sebuah penelitian yang disebutkan di nature.com, membuktikan bahwa soda buruk bagi kesehatan otak, sama seperti gula-gula lainnya. Sebuah penelitian pada hewan dari Oregon State University yang dipublikasikan di sciencedaily.com, mengemukakan bahwa konsumsi gula berlebihan akan berujung pada menurunnya kemampuan kognitif, termasuk memori. Ditambah, konsumsi gula berlebihan juga berdampak negatif terhadap penderita Alzheimer’s.

9. Gula juga bisa menyebabkan penyakit fatty liver

Dilansir dari sugarscience.ucsf.edu, hati yang tak sehat adalah salah satu dampak negatif dari konsumsi gula berlebihan. Fruktosa akan melalui metabolisme di hati, dan mengonsumsinya terlalu banyak bisa memicu produksi lemak berlebihan di hati, yang memengaruhi metabolisme tubuh.

10. Gula bisa membuat gigimu membusuk

Apa yang dikatakan dokter gigimu saat kamu masih kecil itu benar adanya. Dilansir dari beverlyhillsdentalhealth.com, bakteri mulut sangat suka gula seperti kita. Ketika bakteri-bakteri tersebut ikut mengonsumsi gula, maka asam akan keluar sebagai salah satu sisa. Asam ini akan menyerang enamel gigi dan membuat bakteri semakin masuk ke dalam struktur gigi.

11. Dan tak disangka, konsumsi gula juga ada pengaruhnya pada depresi yang dialami seseorang

Salah satu dampak gula pada tubuh adalah ia bisa memperparah depresimu. Dilansir dari drdeborahserani.com, kadar gula yang tinggi dalam bentuk karbohidrat sederhana menyebabkan lonjakan dan kerusakan kadar glukosa, yang dapat memperburuk suasana hati, meningkatkan iritabilitas, agitasi, tidur tidak teratur, dan meningkatkan peradangan.

Banyak makanan yang punya kandungan gula lebih dari yang kamu kira. USDA Dietary Guideline menyarankan bahwa kalori yang masuk ke tubuh berupa gula tak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori per hari yang disarankan, yaitu 2 ribu kalori.

Tapi bukan berarti kamu gak boleh mengonsumsi yang manis-manis, boleh banget. Asal kamu makan dengan rasa tanggung jawab. Tabel nutrisi di balik kemasan produk makananmu itu dicetak bukan tanpa alasan. Mulai sekarang, baca setiap nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. (Equity World)