Equity World – Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Senin (25/07), IHSG naik 22,76 poin atau 0,44% pada 5220,02. Penguatan IHSG terdorong aksi bargain hunting investor lokal.

Equity World – Aksi beli saham investor lokal terpicu pelemahan saham-saham pada 2 hari terakhir.

Aksi beli saham juga didorong penguatan bursa Wall Street. Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi untuk minggu keempat berturut pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, dengan S & P menyentuh rekor tinggi baru terbantu kinerja positif emiten dan laporan manufaktur AS yang optimis.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,29 persen menjadi 18,750.85. Indeks S & P 500 berakhir hari 0,46 persen lebih tinggi untuk rekor penutupan baru 2,175.03. Indeks Nasdaq berakhir lebih dari setengah persen lebih tinggi pada 5,100.16.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Tinggi 4 Minggu Berturut Ditopang Data Manufaktur AS

IHSG siang ini terdukung oleh 8 sektor yang berada di zona hijau, dengan penguatan tertinggi pada sektor Aneka Inustri yang naik 1,19%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 153 saham menguat, sedangkan 119 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 2,87 miliar saham dengan nilai mencapai 2,77 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 125.519 kali.

Lihat : IHSG 25 Juli Dibuka Positif Terbantu Penguatan Wall Street

Aksi profit taking investor asing siang ini berlangsung. Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 33,59 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan potensi lanjutan aksi beli saham. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5190-5159, dan kisaran Resistance 5252-5283. Equity World