Equity World | Ini Tips Keuangan Yang Tidak Lekang Oleh Waktu

PT Equityworld Futures 1017235

Equity World | Para orang tua kerap kali memberi pesan atau nasihat kepada anak-anaknya atau para cucunya dalam banyak hal, baik pesan moral atau tentang kehidupan. Tidak jarang juga memberi nasihat tentang bagaiamana mengelola keuangan dengan baik. Yang sering terjadi, kita generasi muda sering menganggap nasihat itu sudah tidak berlaku lagi pada zaman sekarang karena sudah tidak bisa diterapkan.

Ya mungkin untuk beberapa nasihat memang sulit diterapkan untuk zaman sekarang, tapi jangan lupa, orang tua kita banyak memberi nasihat tentang keuangan yang sampai saat ini masih bisa diterapkan alias tidak lekang oleh waktu (seperti lagu ya). Berikut beberapa tips keuangan dari orang tua kita yang tidak lekang oleh waktu.

1. Menabung sejak dini
Percaya atau tidak, semua yang besar, dimulai dari yang kecil. Maka ada baiknya anda mulai menabung sejak usia dini, sehingga memiliki kebiasaan yang baik ini. Anda jangan bingung dengan menabung atau investasi. Ini memang 2 hal yang berbeda. Menabung merupakan sebuah langkah yang perlu kita lakukan bila tujuan keuangannya kurang dari 1 tahun, misal tahun depan anak anda sudah masuk SD, maka untuk mempersiapkannya mulai dari sekarang dengan menabung dan instrumen yang digunakan bisa tabungan bank atau celengan di rumah.

Sedangkan investasi kita bicara jangka panjang dan instrumennya seperti saham dan reksa dana. Terlepas dari itu, kita kembali lagi ke konteks menabung karena nasihat dari orang tua kita. Tentu pada zaman orang tua kita, mereka tidak mengenal istilah menabung dan investasi, yang mereka pikirkan adalah mengumpulkan uang sedikit demi sedikit sehingga menjadi bukit. Inilah nilai yang diambil dari orang tua kita, yaitu sedikit demi sedikit atau kita kenal dengan istilah menabung. Toh dengan terbiasa hal baik ini, anda menjadi konsisten dan bisa diterapkan pula ketika berinvestasi.

2. Membeli Emas
Emas memang menjadi primadona bagi para orang tua, baik emas perhiasan ataupun logam mulia batangan. Entah mengapa, orang tua lebih percaya yang kelihatan, maka orang tua lebih suka membeli emas dari pada membeli saham. Ya kita harap maklum, namanya juga orang tua. Namun anda jangan memandang remeh pola pikir dari orang tua seperti ini. Buktinya resep orang tua yang satu ini, masih sangat berguna bagi kita sekarang.

Memiliki emas (perhiasan) bagi beberapa orang menjadi sebuah tanda kesejahteraan finansial dan membuat derajat sosialnya naik. Maka tak heran, walau emas sudah ada sejak dahulu, hingga sekarang masih menjadi primadona bagi banyak orang.

3. Membeli Tanah
Lagi-lagi inilah sifat yang jelas dari orang zaman dulu, yaitu membeli sesuatu yang kelihatan. Jadi setelah membeli emas, maka selanjutnya akan membeli tanah. Saya melihat sendiri seorang nenek yang saat ini usianya sekitar 85 tahun, ketika muda,beliau tidak sekolah, namun saat memasuki usia pensiun, beliau telah memiliki rumah serta memiliki tanah di Jakarta dan di Yogyakarta, yang kesemuanya dibagikan kepada 10 anaknya sebagai warisan. Hingga saat ini, beliau masih menyimpan beberapa emas perhiasannya yang dipakai bila pesta saja. Membeli emas dan membeli tanah, itulah yang dilakukan sang nenek ketika memiliki uang. Sebuah pesan yang hingga saat ini, benar-benar masih bisa diterapkan oleh kita semua.

4. Punya sendiri daripada sewa (Rumah)
Pesan yang cukup menusuk bagi sebagian orang, bahkan malah nyinyir orang tua ketika diberi pesan itu. Logika orang tua adalah, daripada bayar bulanan ke orang lain dan rumah masih punya orang lain, lebih baik setiap bulan dianggap cicilan dan bisa menjadi milik sendiri. Pemikiran yang sangat sederhana dan sangat benar. Namun yang menjadi sindiran dari generasi kita adalah, ya kalau ada uang mukanya, kalau untuk uang muka saja masih berat bagaimana? Jawaban saya sederhana, ya dipersiapkan atuh uang mukanya, atau kalau tidak malu, ya silakan minta ke orang tua. Hehehe.

Syarat utama memiliki rumah sebenarnya sederhana, yaitu niat. Kalau niat tidak lurus untuk mempunyai rumah sendiri, pasti ada saja alasannya. Pasti ada saja jawabannya untuk mencari pembenaran.

Untuk saat ini anda yang usianya produktif kerja, memiliki rumah sendiri tentu menjadi hal yang utama. Namun bila kita menengok generasi milenial, sepertinya menyewa tempat tinggal adalah menjadi ciri mereka nanti, karena besar kemungkinan salah satu sifat milenial adalah suka jalan-jalan alias berpindah-pindah. Kita lihat saja beberapa tahun ke depan. (Equity World)

TAG :
Equity World Jakarta, Equityworld Futures Jakarta, PT Equityworld Jakarta, PT Equityworld, Equityworld Futures, PT Equity World , Equity World, PT Equityworld Futures, PT Equityworld Futures Jakarta SSC, EWF, PT EWF