Equity World – Mengakhiri  perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (18/7) kekuatan dollar AS  mulai terpangkas oleh bangkitnya perdagangan aset safe haven yang menguntungkan yen dan emas. Proyeksi buruk IMF akan outlook pertumbuhan ekonomi global selama 2 tahun kedepan memberikan sentimen negatif bagi pelaku pasar dan khawatirkan kondisi ekonomi global selanjutnya.

Equity World – Pada perdagangan forex hari sebelumnya dollar memperoleh tenaga kuat untuk rebound dari pelemahan awal pekan dari data sektor perumahan dalam negeri Amerika yang meningkat berdasarkan data building permits dan housing starts bulan Juni  yang meningkat.

Terhadap kurs komoditas dollar AS bergerak mixed oleh buruknya fundamental kurs tersebut seperti aussie yang terpukul risalah pertemuan RBA 2 pekan lalu. Namun terhadap kiwi dollar dan dollar Canada melemah oleh reboundnya harga minyak mentah dari 2 hari perdagangan berturut yang koreksi.

Perdagangan selanjutnya pergerakan  dollar AS hingga sesi malam lebih dipengaruhi sentimen terhadap semua rivalnya dikarenakan tidak adanya rilis data ekonomi Amerika Serikat malam ini yang menjadi katalis penggerak dollar AS.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia masih bergerak positif   setelah dibuka lebih tinggi pada posisi 97.01  dan bergulir pada posisi 97.07. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS  naik  0,5 persen. Equity World