Equity World | Pesona Emas Dunia Kembali Tertekan

PT Equityworld

Equity World | Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh lagi untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Pelemahan terjadi karena tertekan dolar AS yang menguat untuk hari kedua berturut-turut.

Mengutip Antara, Jumat, 26 Juni 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun USD4,5 atau 0,25 persen menjadi USD1.770,6 per ons. Emas berjangka merosot USD6,9 atau 0,39 persen menjadi USD1.775,10 per ons pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB).

Kondisi itu setelah melonjak USD15,60 atau 0,88 persen jadi USD1.782,00 pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Sebelumnya, emas berjangka juga menguat USD13,40 atau 0,76 persen menjadi USD1.766,40 pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) dan melonjak USD21,9 atau 1,27 persen menjadi USD1.753,00 pada akhir pekan lalu.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,29 persen menjadi 97,4380, membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan pesanan barang tahan lama meningkat 15,8 persen pada Mei, lebih baik dari yang diperkirakan mengingat wabah covid-19 yang sedang berlangsung.

Penurunan emas sedikit tertahan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan klaim pengangguran awal sebesar 1,48 juta, lebih buruk dari yang diperkirakan. Para analis pasar mengaitkan angka itu dengan kenaikan kasus baru covid-19, karena data menunjukkan gelombang pertama belum berakhir.

Kasus covid-19 di banyak negara bagian AS termasuk California, Florida, dan Texas telah meningkat dalam beberapa hari terakhir. “Jatuhnya harga emas masih dilihat oleh investor sebagai peluang pembelian,” kata Commerzbank dalam sebuah catatan.

“Karena itu kami menganggap kelemahan terbaru dalam harga emas sebagai sementara dan membayangkan tertinggi baru dalam waktu dekat,” tambahnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 22,5 sen atau 1,27 persen menjadi USD17,895 per ons. Sedankan platinum untuk pengiriman Juli turun sebanyak USD1,9 atau 0,24 persen, menjadi USD802,7 per ons.