Equity World – Saham Samsung Electronics Co melonjak ke posisi teratas baru, di mana perusahaan Korea Selatan ini konsisten memperpanjang kenaikan beruntunnya, menghadapi permintaan lesu ponsel pintar global & persaingan makin keras dari saingan Tiongkok.

Equity World – Saham Samsung Melonjak Capai Rekor Tertinggi, Lewati Keuntungan Apple

Kesuksesan terkini telephone seluler flagship Galaxy Korea Selatan ini sudah memicu reli 30 prosen thn ini, melampaui keuntungan seputar 4 % dari Apple Inc. Kenaikan yg sudah dipegang teguh bahkan sat Apple mempersiapkan buat memperkenalkan IPhone baru, salah satu highlights dari kalender industri. Saham perusahaan Korea Selatan ini ditutup 4,7 prosen lebih tinggi terhadap rekor ₩ 1.640.000.

Samsung sudah mulai sejak cemerlang dari rivalnya dari AS dalam segala aspek dari kinerja pertumbuhan pasar top-line. Perusahaan paling besar Korea Selatan ini melaporkan laba kuartal ke-2 yg melampaui proyeksi, didukung oleh penjualan yg kuat dari Galaxy S7 & pemotongan anggaran agresif. Ini diuntungkan dari penjualan lesu IPhone AS yg mempromosikan Galaxy terhadap kastemer high-end, meringankan mengurangi anggaran pemasaran.

Itu barangkali dapat beralih sesudah gadget terkini Apple memasuki rak toko, suatu program yg di periode dulu menyerap permintaan kastemer. Tetapi Samsung Note 7 plus yg berukuran telpon, yg baru saja dirilis bln ini, sudah menerima review awal yg kuat.

“Notes 7 diperkirakan jual lebih tidak sedikit dari pendahulunya & Samsung dapat sanggup menjaga semangat yg hidup setidaknya hingga awal thn depan, dikarenakan IPhone yg bakal datang tak dapat kemungkinan menawari kejutan agung kali ini,” kata Lee Jae Yun, analis di Yuanta Securities Co Lee mengemukakan beliau bisa saja menaikkan target harga nya di Samsung dari waktu ini ₩ 1.700.000.

Samsung sudah menciptakan kemajuan bahkan diwaktu pasar ponsel canggih menghadapi th paling lambat dalam pertumbuhannya sejak kiprah IPhone terhadap th 2007. Pengiriman Ponsel Canggih berada di trayek utk naik 3,1 prosen th ini, di bandingkan bersama 11 % terhadap 2015 & 28 prosen terhadap 2014, menurut IDC.

Perusahaan Korea Selatan ini pun sudah ditarik ke luar dari peringkat atas di Tiongkok, pasar hp paling besar di dunia. Samsung sudah menyerahkan posisi No 1 di sana & sudah diputus dari lima produsen handset kelas atas. Apple sudah bernasib sedikit tambah baik, jatuh ke No 5 di belakang Huawei Technologies Inc, Oppo & saingan domestik yang lain, menurut Strategy Analytics.

Tapi dengan cara global, Samsung mempunyai manfaat usaha komponen agung itu dalam penyediaan chip memori & penampilan utk pc pribadi & telpon pintar – termasuk juga yg dibuat oleh kawan-kawan Tiongkok. Harga utk komponen serta naik biarpun pertumbuhan ekonomi yg lamban di semua dunia, sebahagian lantaran bergerak ke arah display generasi OLED. Investasi besar-besaran Samsung di organic light-emitting diode screens, di inginkan jadi standar dalam tahun-tahun akan datang.

Samsung kala ini pun mencari ilmu pasar baru seperti otomotif. Samsung dalam pembicaraan lanjutan buat membeli sekian banyak atau seluruh sektor operasi produsen mobil Magneti Marelli dari Fiat Chrysler Automobiles NV, menurut beberapa orang yg akrab dgn masalah. Equity World