Equity World | Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) melalui tiga indeks acuannya ditutup menguat pada Kamis (23/9/2021) dini hari. Sentimen utama penggeraknya datang dari Federal Reserve (The Fed) yang mempertahankan kisaran suku bunga acuan pada 0-0,25 persen.

Selain itu, Fed menyatakan akan memulai pengurangan pembelian obligasi (tapering off) lebih cepat dari perkiraan. Dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), bank sentra AS juga menjelaskan rencana menaikkan suku bunga pada tahun depan.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di bursa, indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) ditutup menguat 338 poin (1,00%) di 34.258,32 dari penutupan sebelumnya di 33.919,84. Sepanjang perdagangan, DJI bergerak di area 34.006,87 – 34.440,42.

S&P 500 (SPX) ditutup meningkat 41,45 poin (0,95%) di level 4.395,64 dari penutupan sebelumnya di 4.395,64. SPX bergerak di area 4.367,43 – 4.416,75. Sedangkan Nasdaq 100 (NDX) berakhir cemerlang, menguat 148,74 poin (0,99%) di 15.176,51 dari penutupan kemarin di 15.027,77. NDX bergerak di area 15.029,90 – 15.230,34.

“Jika kemajuan (ekonomi) dapat berkembang secara luas seperti yang diperkirakan, maka komite menilai moderasi dalam fase pembelian aset bakal segera dilakukan,” kata The Fed, dilansir Reuters, Kamis (23/9/2021).

Gubernur The Fed Jerome Powell mengisyaratkan tapering dimulai pada November 2021 dan berakhir pada pertengahan 2022. “Para peserta (komite) pada umumnya berpandangan bahwa selama pemulihan (ekonomi) tetap di jalurnya, maka proses pengurangan (tapering) yang bertahap bakal berakhir sekitar pertengahan tahun depan,” kata Powell dalam konferensi pers setelah rapat komite.