Equity World | Awas! Harga Emas Dunia Bisa Jebol Level Psikologis US$ 1.400

pt equityworld emas

Equity World | Harga emas spot dunia melemah pada perdagangan Rabu (31/7/19) dan berlanjut pada perdagangan Kamis (1/8/19). Tekanan bagi emas datang dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau (Federal Reserve/The Fed) yang memutuskan memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 2%-2,25%.

Namun, bukan pemangkasan tersebut yang membuat jeblok, tetapi lebih pada sikap Gubernur The Fed Jerome Powell. Dalam konferensi pers, Powell memberikan kode suku bunga tidak akan dipangkas secara agresif.

Powell mengatakan pemangkasan suku bunga yang dilakukan merupakan “penyesuaian di pertengahan siklus”, yang dijelaskan sebagai transisi kebijakan The Fed, dimulai saat terakhir kali menaikkan suku bunga akhir tahun lalu, kemudian menahannya selama enam bulan, dan pada akhirnya dipangkas 25 bps.

Powell juga menjabarkan jika masa transisi yang dimaksud bukan merupakan periode awal dari siklus pemangkasan suku bunga yang panjang seperti terjadi pada masa resesi. Ia dan para anggota pembuat kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC) tidak melihat hal tersebut akan terjadi.

Usai konferensi pers tersebut terjadi perubahan sentimen yang cukup signifikan dibenak pelaku pasar. Berdasarkan piranti FedWatch milik CME Group siang ini, pelaku pasar kini melihat ada probabilitas sebesar 43,3% bagi suku bunga The Fed menjadi 1,75%-2% Desember nanti. Angka probabilitas ini menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan lainnya.

Data FedWatch tersebut menunjukkan pelaku pasar menurunkan ekspektasinya dari sebelumnya tiga kali pemangkasan kini menjadi dua kali pemangkasan suku bunga The Fed di tahun ini.

Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, sehingga semakin rendah suku bunga di AS dan secara global akan memberikan keuntungan yang lebih besar dalam memegang aset ini.

Jika The Fed tidak memangkas suku bunga secara agresif tentunya akan memberikan tekanan bagi emas, mengingat pemangkasan 25 bps sudah priced in atau sudah ditakar sebelumnya, dan pasar berharap total ada tiga kali pemangkasan di tahun ini.

Pada pukul 14:00 WIB, emas diperdagangkan di kisaran US$ 1.406,22 per troy ons atau Rp 622.703 (kurs: US$ 1 = Rp 14.015). (Equity World)