Equityworld Futures | 6 Trik Sukses Bisnis Kafe dengan Modal Minim

PT Equityworld 54

Equityworld Futures | Kafe menjadi tempat tongkrongan favorit kids zaman now. Kafe juga tak hanya sekadar tempat makan lagi. Namun juga sebagai tempat untuk rapat, main gim, bahkan tempat untuk mengerjakan tugas. Lifestyle anak muda yang suka nongkrong di kafe patut Anda jadikan peluang bisnis yang menguntungkan.

Dengan konsep yang bagus, makanan dan minuman yang bervariasi, pasti kafe Anda jadi salah satu yang dilirik anak muda. Akan tetapi membangun usaha kafe bukanlah hal mudah. Modal, seringkali menjadi batu penghalang untuk memulai bisnis.

Agar bisnis tetap berjalan walaupun modal pas-pasan, ini dia tipsnya :

1. Menentukan Target Pasar

Sebelum mendirikan usaha kafe, tentukan siapa yang menjadi target pasar. Target pasar adalah kalangan yang jadi sasaran dari bisnis. Mahasiswa adalah target pasar yang paling empuk mengingat gaya hidupnya yang terbilang hedon.

Untuk itu, Anda tidak perlu menyusun konsep kafe yang terlalu mewah dengan fasilitas yang “wah”. Cukup pakai kursi kayu, meja kayu, dan sediakan koneksi Wi-Fi yang tidak memakan banyak biaya.

Perlu Anda tahu, mahasiswa tidak mencari kafe yang elit. Yang dibutuhkan hanyalah kafe dengan konsep minimalis, didukung koneksi Wi-Fi, dan harga makanan yang murah. Jadi, gunakan modal yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan target pasar Anda.

2. Cari Lokasi yang Ramai

Agar bisnis kafe meraup keuntungan, jangan lupa untuk memerhatikan lokasi. Pemilihan tempat haruslah di lokasi yang ramai dan strategis. Anda tidak perlu menyewa kafe di mal yang harga sewanya selangit. Daerah pinggir jalan dapat dijadikan pilihan yang tepat karena menjadi tempat lalu-lalang kendaraan bermotor.

Hal yang paling penting adalah tempat yang nyaman. Sebagus apapun konsep kafe, jika tempatnya tidak nyaman, sama saja bohong. Semakin nyaman kafe milikmu, semakin betah pula pengunjung berlama-lama di sana.

3. Sajikan Makanan dan Minuman yang Pas di Lidah

Setiap orang memiliki selera makanan dan minuman yang berbeda-beda. Pada umumnya, masyarakat Indonesia menyukai makanan dengan cita rasa pedas dan tambahan minuman segar. Namun balik lagi kepada selera masing-masing individu.

Satu hal yang perlu diingat adalah cita rasa. Kafe dengan cita rasa makanan dan minuman yang enak akan selalu menjadi incaran pelanggan.

Walaupun bisnis kafe Anda ala kadarnya, pemilihan menu menjadi hal yang tidak boleh dianggap sepele. Bangunlah cita rasa menu yang menggoyang lidah agar pelanggan mau datang kembali di lain kesempatan. (Baca Juga: Kesalahan Membeli Asuransi Jiwa yang Banyak Dilakukan)

4. Menyajikan Menu Baru Secara Berkala

Kafe dengan menu yang itu-itu saja pasti membosankan. Lain halnya dengan kafe yang selalu melakukan inovasi pada menu makanan yang disajikan. Hadirnya menu baru akan membuat pengunjung penasaran soal cita rasa makanannya.

Inilah yang akan membuat pengunjung akan kembali lagi dan lagi.Agar pengunjung mengetahui menu baru tersebut, buatlah spanduk kecil-kecilan di pinggir jalan. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat untuk memperkenalkan menu-menu baru tersebut.

5. Beli Bahan Baku Dari Grosir Terpercaya

Harga bahan baku akan memengaruhi harga menu makanan yang dijual di kafe. Semakin mahal bahan bakunya, semakin mahal pula harga setiap menu makanan, dan sebaliknya. Untuk itu, ada baiknya jika Anda membeli bahan baku dari grosir.

Pasalnya, harga grosiran jauh lebih mudah dari harga satuan. Memang, membeli bahan baku banyak akan menjadi sedikit masalah. Apalagi jika kafe sepi pengunjung, bahan baku akan mengendap dan membusuk di gudang. Namun tidak perlu khawatir.

Apabila Anda menekuni usaha kafe ini dengan serius, bahan baku yang dibeli bisa ludes dalam waktu yang singkat. Percayalah.

6. Tambahkan Aksesoris Murah Meriah untuk Memperindah Kafe

Kafe dengan nuansa minimalis dengan aksesoris lucu menjadi pilihan mahasiswa zaman sekarang. Dengan modal minim, Anda bisa membeli sejumlah aksesoris murah di pasaran atau toko aksesoris. Pembelian aksesoris tidak perlu terlalu banyak, cukup untuk spot tertentu saja.

Aksesoris yang dipilih hendaknya menggambarkan ciri dari kafe tersebut. Misalnya, logo wayang untuk kafe bernuansa Jawa, warna coklat untuk kafe bernuansa minimalis, dan lainnya.

Jalankan Bisnis dengan Serius

Pekerjaan yang dilakukan dengan serius akan membuahkan hasil yang maksimal. Agar usaha kafe berhasil dan meraih keuntungan, keseriusan amatlah dibutuhkan. Maju terus dan jangan mudah menyerah. (Equityworld Futures)

Save