Equityworld Futures | Balik Arah, Emas Dunia Kembali Pamer Pesona

pt equityworld emas

Equityworld Futures | Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berbalik naik atau rebound pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian. Sejauh ini, emas berjangka terus memberikan kinerja yang menjanjikan sejalan hadirnya ketidakpastian geopolitik.

Mengutip Antara, Kamis, 16 Januari 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik USD9,40 atau 0,61 persen menjadi USD1.554,00 per ons. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 97,19 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Jika indeks dolar AS turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS akan menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average dan indeks acuan utama lainnya melemah setelah naik ke tertinggi baru. Ini mendorong para investor untuk mendiversifikasikan dana mereka ke emas, sebagai salah satu aset safe-haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan Maret naik 24,6 sen atau 1,39 persen menjadi USD17,988 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April melonjak sebanyak USD38,30 atau 3,88 persen menjadi USD1.025,60 per ons, pertama kalinya sejak Februari 2018 untuk platinum naik di atas USD1.000.

Amerika Serikat dan Tiongkok pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), menandatangani perjanjian ekonomi dan perdagangan fase satu di Washington, yang diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi global pada 2020.

“Itu bisa dibaca sebagai bullish untuk logam dan sektor komoditas mentah karena menunjukkan permintaan global yang lebih baik,” tulis Jim Wyckoff, seorang analis senior di Kitco.com. Sehari sebelumnya, emas berjangka turun untuk sesi kedua berturut-turut karena reli pasar ekuitas dan berkurangnya ketegangan geopolitik membatasi selera terhadap emas.

Equityworld Futures | China dan AS Berunding Harga Emas Dunia Turun

Equityworld Futures | Harga Emas dunia terus mengalami penurunan pada minggu ini setelah Amerika Serikat dan China telah merundingkan masalah perang dagang yang membuat investor belum membeli aset safe haven seperti emas. Harga emas dunia telah kehilangan sekitar 1 persen pada minggu ini. Analis dari ABN Amro Bank NV dan BMO Capital Markets memperkirakan harga akan turun lebih lanjut setelah perundingan AS-China.

“Investor yang membeli emas untuk aset safe haven kemungkinan akan menjual kembali emasnya. ”kata ahli strategi ABN Amro Georgette Boele seperti dilansir dari Bloomberg, Kamis (16/1/2020). Emas berjangka, yang sempat naik di atas 1.600 dolar per ons, mengalami penurunan selama seminggu ini. Pada hari kamis (16/1/2020) harga emas turun 0,4 persen menjadi menetap di 1.544,60 dollar AS per ons. Menuru analis BMO, Collin Hamilton, harga emas bisa turun menuju 1.525 dollar AS atau bahkan lebih rendah karena sentimen risiko menurun.

“Harga emas tidak lagi overbought seperti yang terlihat,” kata Carsten Fritsch, seorang analis di Commerzbank, melalui telepon Selasa. “Kami masih dalam koreksi harga emas setelah kenaikan yang sangat kuat di awal tahun dan di akhir 2019,” tambahnya Koreksi itu didorong oleh berlanjutnya sentimen bullish di seluruh pasar keuangan di tengah mengantisipasi kesepakatan perdagangan fase-satu antara AS dan Cina. (Equityworld Futures)