Equityworld Futures | Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan saham Senin pagi (6/9/2021) seiring data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) jauh dari harapan.

Di Jepang, indeks Nikkei memimpin penguatan di antara bursa saham regional dengan naik 1,52 persen pada perdagangan Senin pagi. Pada perdagangan saham Jumat, 3 September, indeks Nikkei melonjak 2,05 persen setelah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga tidak akan maju dalam pemilihan berikutnya.

Indeks Topix menguat 1,08 persen. Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,1 persen. Di Australia, indeks ASX 200 merosot 0,98 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,17 persen.

Investor akan mencermati saham di Thailand pada Senin, 6 September 2021 setelah Perdana Menteri Thailand dan beberapa menteri lainnya selamat dari mosi tidak percaya di parlemen pada akhir pekan, berdasarkan laporan Reuters.

Data tenaga kerja AS yang dirilis Jumat pekan lalu jauh di bawah harapan dengan ekonomi hanya menambahkan 235.000 pada Agustus 2021. Ekonom yang disurvei Dow Jones berharap mencapai 720.000 tenaga kerja baru.Sementara itu, tingkat pengangguran turun menjadi 5,2 persen dari 5,4 persen, sesuai dengan perkiraan.

“Dalam pandangan kami, kemunduran dalam pemulihan di pasar tenaga kerja dan lonjakan infeksi COVID-19 yang serius akan mendorong FOMC untuk menunggu sebelum mengumumkan akan mengurangi pembelian aset bulanannya,” tulis Analis Commonwealth Bank of Australia dilansir dari CNBC, Senin pekan ini.