Equityworld Futures | Emas Dunia Terbebani Aksi Ambil Untung

PT Equityworld

Equityworld Futures | Harga emas dunia melemah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) karena investor melakukan aksi ambil untung.

Perdagangan juga menipis karena hari libur. Selain itu ketegangan AS dan Tiongkok serta langkah-langkah stimulus luas oleh pemerintah di seluruh dunia juga membatasi penurunan.

Melansir Antara, Selasa, 26 Mei 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun USD8,20 atau 0,47 persen menjadi USD1.726,40 per ons.

Sementara emas berjangka naik USD13,6 atau 0,79 persen menjadi USD1.735,50 pada Jumat, 22 Mei 2020, setelah sehari sebelumnya jatuh USD30,2 atau 1,72 persen.

Sebagian besar pasar di Amerika Serikat, Inggris, dan beberapa negara Asia ditutup untuk hari libur publik.

“Dengan semua ketidakpastian yang terjadi di dunia dan pemerintah-pemerintah menyuntikkan uang ke dalam ekonomi mereka serta suku bunga menjadi lebih rendah, emas secara khusus memiliki kemungkinan yang bagus untuk menguji level tertinggi baru lebih cepat,” kata Afshin Nabavi, wakil presiden senior di pedagang logam mulia MKS SA.

Dia menambahkan aksi ambil untung, kurangnya volume dan tindak lanjut pada sisi positif membebani emas pada Senin.

Saham-saham Eropa menguat karena optimisme atas pelonggaran penguncian dan tanda-tanda lebih banyak stimulus untuk ekonomi zona euro.

Pekan lalu, emas naik ke level tertinggi sejak Oktober 2012, didorong oleh stimulus moneter dan fiskal, kekhawatiran resesi, dan ketegangan AS-Tiongkok.

Kepala strategi pasar di perusahaan jasa keuangan AxiCorp, Stephen Innes mengatakan dalam sebuah catatan, ketegangan perang dagang meningkat, yang seharusnya terus mendukung harga emas dalam jangka pendek.