Equityworld Futures | Generasi Ini Paling Rentan Bertengkar soal Uang dengan Pasangan

pt equityworld

Equityworld Futures | Masalah keuangan dapat menciptakan sebuah masalah dalam sebuah hubungan. Salah satunya berbeda pendapat mengenai keuangan dapat membuat stres.

Salah satu contoh ketika pasangan berbeda pendapat mengenai bagaimana mengatur anggaran, bagaimana mengatur belanja, dan anggaran belanja jangka panjang. Hal itu dapat menjadi sumber masalah bagi pasangan terutama berbeda filosofi soal keuangan.

Jika Anda sedang hadapi masalah keuangan dengan pasangan terutama soal beda pendapat, berikut ada survei terbaru mengenai hal tersebut. Argumen soal keuangan dapat berkurang seiring Anda mengetahui generasi Anda dan pasangan. Hal ini seperti diungkapkan survei CompareCards.com seperti dikutip dari laman USA Today, Kamis (15/2/2018).

Survei menyebutkan, kalau hanya 15 persen seseorang bertengkar dengan pasangan soal uang. Dari 15 persen, salah satu pasangannya cenderung berusia lebih mudah.

Sekitar 17 persen generasi milenial berusia 18-34 tahun, termasuk terbesar kedua suka bertengkar mengenai uang. Posisi pertama ditempatkan generasi X berusia 35-54 tahun. Sekitar 20 persen orang masuk generasi X yang disurvei tersebut suka bertengkar mengenai uang dengan pasangan. Sedangkan generasi baby boomers dan senior berusia di 50 tahun hanya 9 persen berdebat soal uang dengan pasangan.

Survei itu dinilai masuk akal lantaran generasi milenial dan generasi muda X menghadapi bagian fase kehidupan yang berkaitan dengan uang. Membeli rumah, punya anak, dan menabung untuk masa pensiun menjadi potensi stres soal uang.

Bahkan ketika seseorang memutuskan untuk menikah, uang dapat menjadi sumber masalah. Delapan dari 10 pasangan mengatakan kalau mereka tidak bertengkar mengenai uang untuk menjaga hubungan mereka. Berdasarkan survei itu juga hanya 59 persen dari mereka yang berdebat soal uang.

Laporan itu juga menunjukkan beberapa pasangan mungkin tidak berdebat mengenai karena pasangan menyembunyikan sesuatu soal uang. Sekitar 37 persen mengatakan kalau membeli sesuatu tidak memberi tahu pasangan merka. Sekitar 11 persen mengaku memiliki kartu kredit rahasia, demikian juga dengan rekening bank dan pinjaman yang tidak diketahui pasangan mereka.

Adapun perempuan berusia 35-54 tahun yang paling mungkin menyembunyikan soal membeli sesuatu barang dari pasangan mereka.

65 persen perempuan juga menyatakan kalau dapat menghabiskan uang sekitar US$ 100 atau kurang tanpa menanyakan hal sama soal uang. Sementara itu, 77 persen juga melakukan hal sama. Sedangkan 62 persen orang yang di survei juga menyatakan kalau belanjakan uang US$ 500 terlalu banyak tanpa bertanya kepada pasangan.

Lalu apa yang perlu dilakukan ketika hadapi kondisi itu?

Kebijakan terbaik soal uang adalah jujur sepenuhnya. Hal itu berarti membahas penghasilan Anda, menyetujui tujuan keuangan bersama dan menetapkan sebuah aturan.

Ada sejumlah pasangan yang setuju untuk mengambil uang saku dari anggaran yang ditetapkan. Atau mengeluarkan uang sesuai kebijaksanaan masing-masing pasangan.

Tidak ada satu resep dan sistem yang bekerja untuk semua orang termasuk pasangan dalam mengelola keuangan secara bersama. Namun pendekatan terbaik dengan tidak berdebat soal uang, terbuka dan bisa negosiasi dapat jadi pertimbangan. (Equityworld Futures)