Equityworld Futures | Harga emas ditopang kekhawatiran eskalasi perang dagang

pt equityworld

Equityworld Futures | Sempat melorot di bawah level US$ 1.200 per ons troi pada pembukaan perdagangan kemarin, harga emas kembali mumbul ke atas level psikologis ini. Selasa (18/9) pukul 7.41 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange berada di US$ 1.203,70 per ons troi.

Harga logam mulia ini terkoreksi tipis dari penutupan harga kemarin pada US$ 1.205,80 per ons troi. Harga emas naik tipis setelah adanya pengumuman penerapan tarif impor Amerika Serikat (AS) untuk barang-barang dari China, kemarin.
Sementara, kemarin indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia, terkoreksi tipis meski masih bertahan di atas level 94.
“Sebagian besar pergerakan emas disebabkan oleh dollar. Ada kemungkinan naiknya permintaan pada safe haven ini. Kekhawatiran akan China mendorong kenaikan harga emas,” kata Bart Melek, head of commodity strategist TD Securities kepada Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif atas US$ 200 miliar barang dari China. China mengatakan akan membalas pemberlakuan tarif ini.
“Terus adanya omongan eskalasi perang dagang menyebabkan investor minggir sementara, mengambil langkah wait and see sebelum mengambil posisi besar,” kata Walter  Pehowich, executive vice president of investment services Dillon Gage Metals.

AS Akan Berlakukan Tarif Impor Tiongkok, Bursa Asia Melemah

Bursa Asia bergerak cenderung melemah pada perdagangan pagi ini, Selasa (18/9), sementara bursa Amerika Serikat dan Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan kemarin. Harga minyak mentah dunia dan harga emas Comex terpantau melemah.

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan menerapkan tarif impor sebesar 10 persen terhadap produk Tiongkok senilai US$ 200 miliar mulai 24 September 2018. Tarif ini akan naik menjadi 25 persen awal tahun depan, 1 Januari 2019. AS menuduh Tiongkok melanggar hak cipta dan hak intelektual produk teknologi AS. Hal inilah yang membuat AS memberlakukan hambatan tarif.

Di bursa Asia hari ini, Nikkei 225 menguat 0,86 persen ke 23.292,47, Topix naik 0,94 persen ke 1.744,8, Hang Seng Hong Kong turun 0,98 persen ke 26.667,95, CSI 300 Shanghai turun 0,19 persen ke 3.198,88, S&P/ASX 200 turun 0,23 persen ke 6.170,8, Straits Times turun 0,71 persen ke 3.119,1.

Di AS pada penutupan sebelumnya, Dow Jones Industrial Average turun 0,35 persen ke 26.062,12, S&P 500 turun 0,56 persen ke 2.888,8, Nasdaq turun 1,43 persen ke 7.895,79, NYSE turun 0,14 persen ke 13.031,91.

Di perdagangan bursa Eropa, Euro Stoxx 50 naik 0,04 persen ke 3.346,11, FTSE 100 turun 0,03 persen ke 7.302,1, DAX turn 0,23 persen ke 12.096,41.

Sementara itu, harga minyak mentah dunia jenis WTI turun 0,36 persen ke US$ 68,66 per barel dan Brent turun 0,45 persen ke US$ 77,7. Harga emas turun 0,27 persen ke US$ 1.202,6 per troy ons. (Equityworld Futures)