Equityworld Futures – Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (13/07), IHSG turun tipis -2,05 poin atau -0,04% pada 5097,48. Pelemahan IHSG terpicu aksi profit taking investor lokal.

Equityworld Futures – IHSG telah menguat 2 persen lebih selama dua hari ini, terbantu penguatan bursa global dan Rupiah.

IHSG siang ini tertekan oleh 6 sektor yang berada di zona merah, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Keuangan yang turun 0,89%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 157 saham menguat, sedangkan 131 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 3,91 miliar saham dengan nilai mencapai 3,78 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 218.685 kali.

Lihat : IHSG 13 Juli Dibuka Naik, Sektor Pertambangan Melonjak 3 Persen

Namun aksi beli saham investor asing juga terus berlangsung. Terpantau siang ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 194,99 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas terdukung penguatan bursa global. Namun terus diwaspadai aksi profit taking. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5066-5036, dan kisaran Resistance 5129-5159. Equityworld Futures

Baca juga : harga emas 13 Juli 2016

Pergerakan harga emas di awal sesi Asia  (05:00:35 GMT) bergerak kuat  setelah  dibuka  lebih  rendah  pada   1333,35 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT),  XAUUSD  bergulir   pada 1339,29.

Harga emas  ujung sesi Asia berhasil rebound setelah 2 hari berturut tertekan oleh rally pasar saham global. Pelemahan dollar AS terhadap banyak rivalnya memberikan dorongan kuat kenaikan harga emas.