EQUITYWORLD FUTURES – Pergerakan harga emas ujung sesi Asia (04 : 40 : 35 GMT/11.40 WIB) bergerak lemah setelah di buka lebih tinggi terhadap 1315,00 di awal perdagangan (00.00 GMT), waktu ini XAUUSD bergulir kepada 1313,85.

Harga emas yg di buka lebih rendah konsisten berlanjut mengikuti trend perdagangan diawal mulanya yg alami profit taking walau dolar AS sedang melemah. Pelemahan harga emas dipicu perdagangan bursa saham yg menguat mantap maka mengangkat bekal beresiko yang lain.

EQUITYWORLD FUTURES Harga Emas Di Level Rendah, Investor Tunggu Rapat The Fed

Harga emas diperdagangkan naik slim di sesi Asia kepada hri Jumat ini (16/09) bersamaan bersama sebahagian agung tersangka pasar membawa posisi ditengah-tengah mendekati jumpa dua hri the Fed minggu depan.

Diperkirakan bank sentral AS ini konsisten mempertahankan tingkat suku bunganya. Kala kabar ini ditulis, pair XAU/USD berada di kisaran level harga 1,314 dollar AS.

baca: Nikkei Naik 51,90 Poin Terdorong Penguatan Wall Street

Sementara itu, terhadap Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka utk pengiriman bln Desember akan datang mengalami kenaikan slim se gede 0.01 % ke level harga 1,318 dollar AS per troy ons.

Sedangkan harga perak futures utk pengiriman bln Desember berada di kisaran level harga 19.05 dollar AS per troy ons, menanjak segede 0.02 % & harga tembaga futures utk pengiriman bln Desember diperdagangkan naik se besar 0.23 % jadi 2.164 dollar AS per pound.

disamping itu, selagi sesi perdagangan hri Kamis tengah malam tempo hari, harga emas terpantau mengalami pelemahan menuju ke level harga terendahnya dua pekan sesudah launcing data mutlak ekonomi AS yg menurun.

Keadaan ini berjalan pun disebabkan oleh para investor yg sedang menantikan rapat kebijakan the Fed & bank sentral Jepang (BoJ) minggu depan. diluar itu, tersangka pasar di Tiongkok tak jalankan transaksi sebab libur.

EQUITYWORLD FUTURES Data Ekonomi AS Menurun Di Bawah Ekspektasi

Data ekonomi AS yg dirilis kepada Kamis tempo hari menunjukkan bahwa penjualan ritel di AS buat mula-mula kalinya dalam lima bln mengalami penurunan.

Departemen Perdagangan AS menyebutkan bahwa data penjualan ritel turun di bawah ekspektasi yaitu se besar 0.3 %. Sedangkan buat penjualan ritel inti yg tak termasuk juga penjualan mobil dengan cara tidak terprediksi melandai 0.1 prosen kepada bln Agustus, padahal analis memperkirakan data ini dapat naik segede 0.2 prosen.

Terhadap waktu yg sama, Departemen Ketenagakerjaan AS memaparkan bahwa jumlah masyarakat AS yg mengklaim tunjangan pengangguran naik se gede 1,000 jadi 260,000 dari kepada pekan dulu yg segede 259,000.

Merilis data-data utama AS yg mengecewakan ini bakal menurunkan potensi the Fed utk menaikkan tingkat suku bunga terhadap rapat pekan depan.

ANDRIE | PT EQUITYWORLD FUTURES