Equityworld Futures | RI Terpapar Corona, Harga Emas Antam Hari Ini Sentuh Rekor!

PT Equityworld

Equityworld Futures | Harga emas investasi ritel kepingan acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/Antam) melonjak Rp 5.000/gram pada perdagangan Selasa ini (3/3/2020) dan kembali mendekati posisi rekor harga tertinggi yang pernah terjadi yaitu Rp 767.000/gram atau tepatnya menjadi Rp 766.000/gram dari posisi Senin di level Rp 761.000/gram.

Naiknya harga emas Antam itu mencerminkan volatilitas harga emas global yang masih diguyur sentimen negatif dari merebaknya virus corona asal China ke penjuru dunia kemarin, termasuk Indonesia secara perdana terinfeksi corona (COVID-19).

Sentimen negatif akan baik untuk pasar instrumen investasi berisiko, tetapi dengan kodrat sebagai produk yang dianggap lebih aman (safe haven instrument) maka harga emas akan terangkat justru ketika datang sentimen negatif ke pasar keuangan.

Data di situs logam mulia milik Antam hari ini menunjukkan harga buyback emas Antam di gerai resmi juga melonjak di Rp 5.000/gram menjadi Rp 737.000/gram dari posisi kemarin Rp 732.000/gram.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat tersebut ingin menjual kembali investasinya di gerai resmi.

Harga emas Antam itu loncat seiring dengan naiknya harga emas di pasar spot global yang kembali menguat menjadi US$ 1.590,43 per troy ounce (oz) kemarin dari US$ 1.584,74/oz pada akhir pekan lalu.

Harga emas Antam masih diperdagangkan hingga Sabtu, sedangkan harga emas global berhenti pada Jumat. Hari ini, harga emas masih melanjutkan penguatan ke US$ 1.597,43/oz.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%. Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. (Equityworld Futures)