Equityworld Futures | Usai Menguat, Harga Emas Dunia Terpental

pt equityworld emas

Equityworld Futures | Harga emas berjangka di Comex New York Mercantile Exchange kembali tertekan pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pelemahan ini setelah sehari sebelumnya rebound, karena ekuitas AS memperpanjang reli di tengah data ekonomi yang positif.

Mengutip Antara, Jumat, 17 Januari 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD3,50 atau 0,23 persen menjadi USD1.550,50 dolar per ons. Emas berjangka naik USD9,40 atau 0,61 persen menjadi USD1.554 per ons pada perdagangan Rabu, 15 Januari 2020.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan Maret kehilangan 4,9 sen atau 0,27 persen menjadi USD17,939 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun USD24,4 atau 2,38 persen menjadi USD1.001,20 per ons.

Indeks Dow Jones Industrial Average dan indikator utama saham lainnya melanjutkan kenaikan mereka pada Kamis, karena data resmi menunjukkan bahwa penjualan ritel AS naik 0,3 persen pada Desember 2019, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Analis pasar menjelaskan reli di pasar ekuitas telah mengurangi permintaan untuk aset safe-haven emas. Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,08 persen menjadi sekitar 97,30 sebelum penutupan perdagangan emas.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS menguat, emas berjangka biasanya turun karena emas yang dihargakan dalam dolar AS akan menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Equityworld Futures | Harga Emas Tergelincir Data Ekonomi AS yang Positif

Equityworld Futures | Harga emas tergelincir data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang optimis yang mengisyaratkan kondisi perekonomian  yang sehat. Pasar saham juga menguat dipicu optimisme yang muncul seiring penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-China Tahap 1.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot turun 0,4 persen menjadi USD 1.549,97 per ounce. Harga emas berjangka AS turun 0,2 persen menjadi USD 1.550,8.

“Emas saat ini melemah di tengah ekuitas yang menguat, dan geopolitik juga sedikit tenang berkaitan dengan masalah China dan Iran,” kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures.

Sementara saham dunia bertahan mendekati rekor tertinggi, sementara indeks dolar menghapus kerugian sebelumnya setelah beberapa rilis data melukiskan gambaran ekonomi AS yang positif.

Penjualan ritel AS naik untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Desember dan indeks aktivitas manufaktur Atlantik AS kembali mencapai ke level tertinggi dalam delapan bulan.

Kesepakatan perdagangan Fase 1 yang sangat ditunggu-tunggu ditandatangani oleh Presiden Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He pada hari Rabu, meredakan perselisihan selama 18 bulan yang mengguncang pasar global.

Meski analis mencatat kesepakatan itu gagal untuk mengatasi masalah ekonomi struktural, tidak sepenuhnya menghilangkan tarif, dan menetapkan target pembelian yang sulit dicapai, meninggalkan sejumlah titik masalah yang belum terselesaikan.

Di tempat lain, harga paladium naik 1 persen menjadi USD 2.285,18 per ounce, setelah mencapai rekor tertinggi USD 2.395,14 pada awal sesi.

Sementara harga platinum turun 1,6 persen menjadi USD 1.004,02, setelah mencapai tertinggi sejak Februari 2017 di USD 1.041,05. (Equityworld Futures)