PT Equityworld Futures – Harga emas terpantau flat di sesi perdagangan Asia kepada hri Jumat (22/07) bersama para investor diwaktu ini sedang menunggu the Fed utk sinyal kepada kenaikan suku bunga AS pula indikasi tertentu sehubungan bersama keadaan perekonomian AS sesudah Brexit.

Dikala informasi ini diturunkan, XAU/USD diperdagangkan di kisaran level harga 1,330 dollar AS.

Sementara itu, kepada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas futures buat pengiriman bln Agustus turun tidak tebal se gede 0.09 prosen jadi 1,329 dollar AS per troy ons. Sedangkan harga perak futures buat pengiriman bln September meningkat segede 0.58 % jadi 19.93 dollar AS per troy ons & harga tembaga futures buat pengiriman bln September ke level harga 2.259 dollar AS per pound mengalami kenaikan tidak tebal segede 0.04 prosen.

Baca: Equity World – Harga Timah 21 Juli Naik 1 Persen Terbantu Penguatan Bursa Global

Tatkala sesi perdagangan hri Kamis tengah malam tempo hari, harga emas masihlah mengalami kenaikan sesudah tatkala sekian banyak hri terakhir tetap menurun.

Keadaan tersebut didorong oleh bank sentral Eropa (ECB) yg tempo hari memutuskan utk tak menaikkan suku bunganya merupakan masihlah di level 0 %.

Tidak Cuma itu, Silakan Draghi serta menekankan bahwa produsen kebijakan ECB memerlukan disaat utk menilai resiko jangka panjang dari ketentuan Inggris utk meninggalkan Uni Eropa sebelum memang lah memutuskan kebijakan moneternya.

Sejauh ini, harga emas telah meningkat lebih dari 70 dollar AS sejak ketentuan Brexit yg menciptakan goncangan kepada pasar sekian banyak disaat dulu. Tidak Hanya itu, logam mulia emas pun telah mengalami kenaikan lebih dari 24 prosen sejak awal Januari & berada terhadap harga terkuatnya selagi sekian banyak dekade.

PT Equityworld Futures – Ketetapan ECB & Menanti Kepastian The FED

Terhadap hri Kamis tengah malam tempo hari, ECB serasi mempertahankan suku bunganya & acara Quantitative Easing tak beralih hingga menerima kejelasan dari efek Brexit kepada perekonomian di Zona Euro dengan cara total.

Diwaktu menyatakan bahwa ketetapan Inggris dapat memberikan angin kencang pada outlook ekonomi di Zona Euro, Draghi menekankan bahwa ECB sebisa bisa jadi dapat bergerak laksanakan sesuatu jikalau tindakan-tindakan tertentu dimanfaatkan utk mengangkat perekonomian.

Sementara itu, terhadap minggu depan di Washington adapun anggota FOMC bakal menyelenggarakan rapat tatkala dua hri. Dikala ini para anggota FOMC tetap mempunyai pandangan yg berbeda-beda kepada kapan tepatnya kenaikan suku bunga AS bakal berjalan sejak data dari pasar ketenagakerjaan AS pula pasar perumahan disana menunjukkan tanda-tanda peningkatan.

Dalam empat rapat yg diadakan FOMC thn ini, the Fed tak mengubah arah kebijakannya yaitu masih membiarkan tingkat suku bunganya di 0.50 %.

Seperti yg telah didapati bahwa tiap-tiap adanya kenaikan suku bunga oleh the Fed th 2016 ini bakal menyebabkan harga logam mulia emas jadi bearish (condong menurun) & dapat membebani harga emas itu sendiri.