Equityworld – Selasa (21/6/2016) Bursa saham Eropa bergerak melemah tipis pada awal perdagangan, setelah hasil jajak pendapat menjelang referendum di Inggris yang bervariasi.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah kurang dari 0,1% pada pukul 08.36 waktu London (14.38 WIB), dengan sektor komoditas membukukan penurunan terbesar di antara sektor lainnya.

Investor kembali ke pasar kemarin setelah aksi jual selama tiga minggu terakhir.

Menyusul optimisme bahwa warga Inggris cenderung akan memilih untuk tetap di Uni Eropa yang mendorong penguatan lebih tinggi.

Sebuah jajak pendapat dari YouGov untuk surat kabar Times menunjukkan kubu Brexit memimpin.

Sedangkan jajak pendapat dari ORB untuk Daily Telegraph menunjukkan kubu ‘tetap’ memimpin.

Equityworld - Pendapat George Soros Soal Brexit

Baca juga: Apa Pendapat George Soros Soal Brexit?

Indeks Stoxx sebelumnya rebound pada hari Jumat pekan lalu.

Setelah kekhawatiran Brexit mereda di tengah ditangguhkannya kampanye setelah pembunuhan anggota parlemen dari partai buruh, Jo Cox.

Indeks Stoxx 600 masih berjuang untuk mempertahankan momentum setelah reli hingga 16% dari level terendah bulan Februari.

Equityworld: Indeks telah melemah 3,1% sepanjang Juni.

Di antara saham emiten yang diperdagangkan, Kion Group AG melemah 5,1%

Setelah produsen forklift asal Jerman ini setuju untuk mengakuisisi perusahaan peralatan pergudangan Dematic sebesar sekitar US$2,1 miliar.

Senior Plc anjlok 16% setelah memperkirakan penurunan pendapatan pada divisi Flextronics pada semester kedua tahun ini.

Selama perdagangan pagi di Eropa, EURO STOXX 50 naik 0,08%, CAC Prancis turun 0,07%, sedangkan DAX Jerman beringsut 0,08% lebih tinggi.

Stoxx Europe 600 Index turun kurang dari 0,1%. FTSE London turun 0,13%.

Ekuitas Eropa mengalami rally pada hari Senin karena kekhawatiran atas potensi keluarnya Inggris dari Uni Eropa, atau Brexit, mereda.

Setelah dua jajak pendapat yang dipublikasikan pada hari Sabtu menunjukkan bahwa dukungan untuk “stay” telah kembali unggul atas suara untuk “leave”.

Secara terpisah, harga minyak bergerak lebih rendah kembali setelah penguatan dua sesi berturut-turut, dimana penurunan ini membebani sektor energi.