PT Equity World | Harga Emas Hari Ini, Kamis 8 Oktober 2020

PT Equityworld

PT Equity World | Harga emas mendapatkan momentum penguatan seiring dengan pelemahan dolar AS.

Pada perdagangan Kamis (8/10/2020) pukul 5.43 WIB, harga emas spot naik 0,02 persen atau 0,29 poin menuju US$1.887,71 per troy ounce. Harga emas Comex kontrak Desember 2020 stabil di US$1.890,8 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,06 persen atau 0,056 poin ke level 93,63.

Mengutip Marketwatch, harga emas tertekan pada Rabu (7/10/2020) akibat penundaan pembicaraan stimus AS oleh Presiden Donald Trump. Trump menuduh Partai Demokrat melakukan negosiasi dengan itikad buruk.

Trump pun menyampaikan dia akan menghentikan negosiasi soal stimulus hingga pemilihan umum pada November. Namun, Trump tetap setuju melakukan bantuan sedikit demi sedikit, termasuk cek stimulus untuk rumah tangga, penerbangan, dan bisnis kecil.

Para analis mengatakan bahwa meskipun ada perubahan arah, prospek untuk segala bentuk keringanan fiskal menjelang pemilu tampaknya tidak mungkin, sehingga menambah tekanan deflasi. Emas sering dipandang sebagai tempat berlindung selama periode ketidakpastian, tetapi kenaikan dolar AS menekan permintaan untuk logam kuning.

“Sekilas, fakta bahwa tidak ada langkah-langkah baru untuk merangsang ekonomi yang akan diterapkan dalam waktu dekat seharusnya menjadi kabar baik bagi emas,” kata Daniel Briesemann, analis komoditas di Commerzbank.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.
08:37 WIB
Pukul 08.32 WIB, harga emas spot koreksi 0,19 persen

Pada pukul 08.32 WIB, harga emas spot koreksi 0,19 persen atau 3,5 poin menjadi US$1.883,92 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Desember 2020 turun 0,12 persen atau 2,2 poin menuju US$1.888,6 per troy ounce.

Adapun, indeks dolar AS naik tipis 0,01 persen ke level 93,641.

 

 

 

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di level Rp1.004 juta per gram pada Kamis (8/10). Posisi ini naik Rp5 ribu dibandingkan posisi Rabu (7/10) di level Rp999 ribu per gram.

Harga pembelian kembali (buyback) juga naik Rp5 ribu dari Rp889 ribu menjadi Rp894 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp532 ribu, 2 gram Rp1,94 juta, 3 gram Rp2,89 juta, 5 gram Rp4,8 juta, 10 gram Rp9,53 juta, 25 gram Rp23,71 juta, dan 50 gram Rp47,34 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp94,61 juta, 250 gram Rp236,26 juta, 500 gram Rp472,32 juta, dan 1 kilogram Rp944,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,06 persen menjadi US$1.889,7 per troy ons. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot menguat 0,06 persen ke level US$1.888,57 per troy ons pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas internasional akan bangkit (rebound) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyetujui beberapa poin dalam daftar stimulus ekonomi yang sedang dibahas antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Trump menyetujui beberapa poin penting seperti tunjangan ke pekerja senilai US$1.200 dan stimulus ke industri penerbangan,” ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/10).

Hal ini membuat dolar AS melemah. Dengan begitu, dampaknya positif untuk komoditas emas.

Meskipun begitu, pasar tetap mewaspadai dinamika pembahasan stimulus ekonomi di AS. Jika pembahasan kembali terhambat, maka akan membuat dolar AS menguat dan emas melemah.

“Untuk sementara harga emas bisa menguat di kisaran US$1.860-US$1.920 per troy ons,” pungkas Ariston.