PT Equity World | Harga Emas Hari Ini, 24 April 2020

PT Equityworld

PT Equity World | Harga emas dunia makin berkibar, baik harga emas di pasar spot maupun pasar berjangka.

Dilansir dari Bloomberg, harga emas berjangka Comex untuk kontrak Juni 2020 naik 0,91 persen ke posisi US$1,754.20 per troy ounce hingga pukul 23.39 WIB, Kamis (23/4/2020). Dalam periode tahun berjalan, harga emas Comex telah bergerak naik 13,67 persen.

Sementara itu, harga emas di pasar spot juga naik 1,05 persen ke posisi US$1.732 per troy ounce. Dalam periode tahun berjalan, harga emas Comex telah bergerak naik 14,10 persen.

Di dalam negeri, harga emas juga meningkat pesat dalam periode tahun berjalan. Misalnya, harga emas Antam hingga kemarin untuk ukuran 1 gram dipatok Rp934.000. Dibandingkan dengan posisi akhir 2019, harga emas Antam telah mencetak kenaikan hingga 22 persen.

Harga emas siap mencatat penguatan mingguan di tengah ekspektasi stimulus lebih lanjut untuk mendorong ekonomi yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot turun 0,5 persen ke level US$1.722,20 per troy ounce pada perdagangan Jumat (24/4/2020) pukul 9.25 pagi waktu Singapura.

Meski terkoreksi, emas tetap bergerak menuju penguatan mingguannya. Koreksi pagi ini sedikit menggerus penguatan harga emas menjadi 2,4 persen pekan ini, setelah menyentuh level US$1.747,36 pekan lalu, level tertinggi sejak 2012.

Dalam risetnya, Analis RBC Capital Markets yang dipimpin oleh Helima Croft memprediksi alokasi untuk emas akan meningkat, setidaknya untuk saat ini.

“Kombinasi suku bunga rendah, stimulus besar-besaran, dan titik ketidakpastian yang tinggi terhadap alokasi emas meningkat terlepas dari apakah pasar ekuitas membaik secara material, meskipun ini mungkin tidak sejalan dengan harga [emas] yang lebih tinggi,” tutur RBC Capital, seperti dilansir melalui Bloomberg, Jumat (24/4/2020).

Emas diperdagangkan di kisaran level tertingginya dalam lebih dari tujuh tahun ketika pandemi virus corona (Covid-19) memicu gelombang stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pemerintah dan bank sentral negara-negara di seluruh dunia.