PT Equity World | Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik pada awal perdagangan Senin pagi (22/11/2021) dibuka bervariasi. Investor menantikan rilis suku bunga pinjaman acuan terbaru China.

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,6% sementara indeks Topix turun 0,69%.

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,8% karena saham industri kelas berat Samsung Electronics melonjak lebih dari 4%.

Saham Australia turun karena S&P/ASX 200 turun 0,62%.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,04% lebih rendah.

Suku bunga pinjaman satu tahun terbaru China akan diumumkan pada pukul 09:30 HK/SIN pada hari Senin.

Investor juga akan memantau saham perusahaan teknologi China Alibaba, Baidu, dan JD.com yang terdaftar di Hong Kong, Pasalnya, emiten tersebut termasuk di antara perusahaan yang didenda oleh regulator pasar China karena diduga melanggar undang-undang anti-monopoli.

Mata Uang dan Minyak

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 96,124 setelah pemantulan baru-baru ini dari sekitar 95,6.

Yen Jepang diperdagangkan pada 114,02 per dolar, lebih kuat dari level di atas 114,5 terhadap greenback minggu lalu. Dolar Australia berpindah tangan pada 0,7235 setelah turun dari atas $0,735 minggu lalu.

Harga minyak lebih rendah di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,87% menjadi $78,20 per barel. Minyak mentah berjangka AS tergelincir 0,79% menjadi $75,34 per barel.