PT Equity World | Sentimen Global Mereda, Harga Emas Turun Tipis

pt equityworld emas

PT Equity World | Harga emas turun pada hari Selasa menjelang penandatanganan kesepakatan perdagangan sementara AS-China yang banyak ditunggu-tunggu sekaligus mengurangi daya tarik emas.

Dikutip dari laman Cnbc, Rabu (15/1/2020), harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi USD 1.546,48 per ounce setelah menyentuh level terendah sejak 3 Januari di USD 1.535,63. Emas berjangka AS ditutup turun 0,4 persen pada USD 1.544,60.

“Hal utama adalah bahwa seminggu yang lalu kami memiliki Iran-AS. Berita yang menyebabkan reli emas yang cukup signifikan dan sekarang berita itu telah surut,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

“Kesepakatan AS-China juga seharusnya ditandatangani besok. Jadi, fakta bahwa dua pendorong besar untuk emas kembali turun harganya,” tambah dia.

Harga emas turun dari posisi terendah mereka setelah sebuah laporan Bloomberg News mengatakan tarif AS yang menargetkan barang-barang Cina akan tetap bertahan sampai pemilihan 2020. Selain itu kedua belah pihak bersiap-siap untuk menandatangani kesepakatan perdagangan “Fase Satu”.

Harga emas naik ke level tertinggi dalam hampir tujuh tahun pekan lalu di tengah kekhawatiran atas potensi konflik militer AS-Iran, tetapi aksi beli ini memudar karena tidak ada peningkatan ketegangan. Analis mengatakan investor masih mengambil untung setelah lonjakan harga besar-besaran.

“Itu juga telah dicatat di pasar dana yang diperdagangkan di bursa, di mana ada beberapa pengurangan yang cukup besar sejak kami mencapai setinggi itu,” kata Ole Hansen dari Saxo Bank.

Menandakan peningkatan lebih lanjut dalam ketegangan perdagangan, Departemen Keuangan AS pada Senin menjatuhkan penunjukan China sebagai manipulator mata uang, memicu optimisme pasar. Pasar ekuitas global terhenti di dekat rekor tertinggi menjelang penandatanganan kesepakatan perdagangan.

Harga konsumen AS naik sedikit kurang dari yang diharapkan pada bulan Desember dan tekanan inflasi dasar bulanan menurun, yang dapat memungkinkan bank sentral AS mempertahankan suku bunga tidak berubah setidaknya sampai tahun 2020.

PT Equity World | Ketegangan geopolitik mereda, harga emas di New York terus menurun

PT Equity World | Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena reli pasar ekuitas dan ketegangan geopolitik berkurang yang  mengakibatkan penurunan permintaan terhadap emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan 6,00 dolar AS atau 0,39 persen menjadi menetap di 1.544,60 dolar AS per ounce.

Ketika ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran mereda dan perjanjian perdagangan Amerika Serikat-China fase satu diperkirakan akan ditandatangani minggu ini, permintaan untuk aset <em>safe-haven</em> emas berkurang.

“Pasar minggu ini difokuskan pada perjanjian perdagangan parsial Amerika Serikat-China,” tulis Jim Wyckoff, analis senior Kitco.com, dikutip dari Xinhua.

“Kesepakatan perdagangan diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi global pada 2020.”

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat pada Selasa (14/1/2020), sempat melampaui 29.000 poin selama sesi, mencapai tertinggi baru sepanjang masa.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya jatuh, karena investor tidak perlu mencari aset yang aman, seperti emas, untuk memarkir dana-dananya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengirinan Maret kehilangan 25,4 sen atau 1,41 persen, menjadi ditutup pada 17,742 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik 5,2 dolar AS atau 0,53 persen, menjadi 987,30 dolar AS per ounce. (PT Equity World)