PT Equityworld | Harga Emas Tembus US$1.800, Incar US$1.810

PT Equityworld

PT Equityworld | Harga emas berpeluang ke level US$1.810 setelah nyaman berada di zona hijau pada awal perdagangan Senin (13/7/2020).

Pada pukul 10.03 WIB, harga emas Comex kontrak Agustus 2020 naik 7,20 poin atau 0,40 persen ke level US$1.809,10 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,20 persen atau 0,191 poin ke posisi 96,461.

Adapun, pada pukul 10.18 harga emas spot naik 0,3 persen atau 5,4 poin menjadi US$1.804,1 per troy ounce.

Harga emas berpeluang untuk bergerak naik dalam jangka pendek karena masih adanya kekhawatiran akan kenaikan kasus virus Covid-19 serta memburuknya ketegangan AS-Tiongkok.

Presiden Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang fase kedua bukan prioritasnya. Namun, kenaikan harga emas berpotensi terbatas di tengah laporan positif terbaru mengenai vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Gilead.

“Secara teknikal, harga emas masih berpeluang bergerak naik selama harga masih bergerak di atas indikator moving average 50-100-200 di dalam grafik 4 jam,” paparnya, Senin (13/7/2020).

Untuk sisi atasnya, level resistan terdekat harga emas berada di US$1.810. Menembus ke atas dari level tersebut berpotensi memicu kenaikan lanjutan ke US$1.818 sebelum menargetkan resistan kuat di US$1.828.

Sementara itu jika bergerak turun, level support harga emas terdekat berada di US$1.798, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan ke US$1.790 sebelum mengincar support kunci di US$1.780.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka Comex untuk kontrak Agustus 2020 terpantau turun 0,11 persen menjadi US$1.801,9 per troy ounce pada penutupan Jumat (10/7/2020) Waktu New York atau Sabtu (11/7/2020) Waktu Jakarta.

Sementara itu, harga emas di pasar spot juga ditutup melemah 0,27 persen ke posisi US$1.798,70 per troy ounce. Harga emas di pasar spot mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir pada Rabu lalu setelah menyentuh US$1.808,90 per troy ounce.

Pada perdagangan Senin (13/7/2020) pukul 06.57 WIB, harga emas Comex naik 0,13 persen ke US$1.804,30 per troy ounce, sedangkan emas spot menguat 0,08 persen menuju US$1.800,18 per troy ounce.

Menurut laporan PT Monex Investindo Futuresn harga emas bergerak naik pada Jumat ( 10/7/2020) di sesi AS atau perdagangan malam setelah data indeks harga ditingkat produsen (PPI) menunjukkan angka aktual yang lebih rendah.

Data PPI AS diproyeksikan sebesar 0,4 persen pada bulan Juli, tetapi angka aktual menunjukkan lebih rendah di level -0,2 persen. Data ini memberikan gambaran bahwa inflasi di AS alami perlambatan.

“Selain itu kekhawatiran tentang pertumbuhan kasus virus corona dan dampaknya terhadap prospek pemulihan ekonomi juga turut mendukung penguatan harga emas,” paparnya.

Lebih dari 3 juta orang Amerika telah terinfeksi oleh Covid-19, dengan 3 dari 4 negara di negara itu seperti Texas, California dan Florida memberikan laporan tingkat kematian setiap hari.

Sementara itu, di dalam negeri, harga emas juga bergerak naik dalam sepekan terakhir. Harga emas 24 karat antam misalnya, naik dari Rp930.000 per gram di 5 Juli 2020 menjadi Rp937.000 di 11 Juli 2020.

Dalam sepekan terakhir, harga emas paling tinggi dibanderol pada 9 Juli 2020 sebesar Rp940.000. Adapun dalam tahun berjalan, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram bergerak naik 21,56 persen.