PT Equityworld | Benda-Benda Ini Harus Kamu Hancurkan Agar Tidak Dipakai Orang Lain

PT Equityworld | Menyenangkan memang bila kita memiliki benda yang bisa berkali-kali. Selain fungsinya bisa dirasakan terus, kamu juga bisa berhemat. Namun berhemat pun ada batasnya. Bukan berarti kamu berhemat lantas mengorbankan kesehatanmu bahkan kesehatan orang lain. Ada beberapa benda yang memang bisa dipakai berkali-kali namun seharusnya jangan dilakukan. Beberapa barang tersebut harus kamu hancurkan setelah dipakai demi kebaikan bersama, ini contohnya. Dikutip dari idntimes.com

1. Sedotan seperti apapun modelnya.

Gak mau kan kalau sedotan yang kamu pakai itu sudah pernah disedot orang sembarangan? Nah, untuk menghindari kejadian seperti itu, kamu perlu rusak sedotanmu. Caranya bisa dengan diikat simpul berkali-kali, disobek atau digunting.

2. Wadah sterofoam makanan ataupun gelas sterofoam.

Sterofoam bukan cuma tidak aman kalau dipakai dalam suhu tinggi, tapi juga tidak aman jika dipakai ulang. Untuk mencegah dipakai ulang, kamu bisa mematahkannya sampai berkeping-keping. Bisa juga sekalian jadi pelampiasan emosimu.

3. Plastik untuk wadah minuman, jajanan colok atau makanan berkuah.

Jus murah, es teh, cilok, cimol, pentol, batagor dan semacamnya biasanya menggunakan plastik serupa. Bukan tidak mungkin plastik itu dicuci dan dipakai lagi oleh pihak tak bertanggung jawab. Cegah hal tersebut dengan membuat plastik itu sekusut mungkin atau bisa juga dengan disobek dan digunting.

4. Sendok atau garpu plastik termasuk sendok bebek.

Sendok dan garpu plastik yang tidak dianjurkan untuk dipakai ulang memang sudah sewajarnya dihancurkan. Gak usah merasa sayang kemudian kamu bersihkan atau kamu simpan, karena alat makan plastik sekali pakai itu tidak baik untuk kesehatan jika digunakan lagi.

5. Tusuk gigi walau ukiran pegangannya sebagus apapun.

OMG! Tusuk gigi bekas orang? Amit-amit deh pakai tusuk gigi tapi sudah ada rasa bumbu atau daging bakso. Begitu kamu merasa lega dengan menyingkirkan selipan makanan di gigi, langsung patahkan tusuk gigi yang kamu pakai tanpa ba-bi-bu.

6. Tusuk sate, pentol, cilok, cimol, batagor dan semacamnya.

Betapa nikmatnya cara makan jajan ala anak sekolahan yang direndam aneka saos atau bumbu kemudian diambil dengan cara ditusuk. Tidak harus jajanan di pinggir jalan atau sekolah, bahkan jajanan di dalam mall seperti daging fillet tusuk berbumbu ataupun takoyaki juga menggunakan tusukan ini. Begitu selesai makan, pastikan kamu langsung patahkan penusuknya.

7. Botol minum dan gelas plastik.

Banyak kampanye di media yang sudah menyosialisasikan peremukan botol dan gelas plastik. Begitu sudah selesai pakai, langsung hancurkan dengan memelintir ataupun meremasnya hingga kusut. Kurangi kebiasaan meledakkan botol/gelas plastik dengan menginjaknya di lantai secara cepat, bisa bikin orang syok bahkan sampai latah. Kalau memang akan kamu gunakan ulang untuk menyimpan hal yang tidak dikonsumsi ya gak apa-apa, misalnya: minyak tanah, spiritus, air aki dan semacamnya.

8. Wadah plastik untuk jajanan atau makanan ukuran kecil.

Plastik sekali pakai yang biasa digunakan untuk mengemas jajanan atau makanan porsi kecil seperti nasi kuning di pasar itu gak baik digunakan lagi. Biasanya dapat sobek sendiri jika distaples dan kamu membukanya secara paksa. Jika belum cukup sobek, maka sobek-sobeklah!

Walaupun risikonya gak langsung kamu rasakan, setidaknya kamu bisa membantu mengurangi dampak dari pemakaian ulangnya. Bayangkan kalau kamu yang merasakan benda bekas pakai di atas, gak mau kan. (PT Equityworld)

Save