PT Equityworld | Bursa Wall Street berhasil menahan kerugian pekan ini dengan cetak gain moderat pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari WIB (20/8/2021). Dua indeks utama ditutup rebound setelah melewati perdagangan yang fluktuatif, hanya Dow Jones yang alami pelemahan lanjutan.

Indeks Dow Jones turun tipis 66,57 poin atau 0,2 persen menjadi 34.894,12, indeks Nasdaq naik tipis 15,87 poin atau 0,1 persen menjadi 14.541,79 dan indeks S&P 500 merayap naik 5,53 poin atau 0,1 persen menjadi 4.405,80. Perdagangan yang mixed di Wall Street terjadi karena ketidakpastian tentang prospek tapering Fed.

Risalah FOMC bulan Juli yang dirilis kemarin menunjukkan bahwa sebagian besar pejabat Fed saat ini meyakini kondisi ekonomi sudah memenuhi persyaratan untuk mengurangi pembelian obligasi. Namun risalah tersebut juga menunjukkan masih ada beberapa ketidaksepakatan tentang waktu pengurangan pembelian aset, yang menyebabkan beberapa ketidakpastian di Wall Street.

Sentimen juga dibebani oleh laporan Departemen Tenaga Kerja yang membuktikan kondisi pasar tenaga kerja mendekati mencapai target yang maksimum menjadi alasan kuat bagi Federal Reserve melakukan rencana taperingnya. Klaim pengangguran turun menjadi 348.000, turun 29.000 dari level minggu sebelumnya di 377.000 dan lebih rendah dari perkiraan penurunan.

Mayoritas sektor utama masih melemah yang dipimpin oleh anjloknya saham baja dan energi, saham baja bergerak anjlok cukup parah hingga menyeret NYSE Arca Steel Index turun 4,2 persen ke level penutupan terendah dalam sebulan. Demikian dengan saham energi yang terpukul oleh penurunan harga minyak, Philadelphia Oil Service Index dan NYSE Arca Oil Index masing-masing turun 3,2 persen dan 2,7 persen.

Saham maskapai penerbangan juga menunjukkan pergerakan negatif yang signifikan hingga membuat NYSE Arca Airline Index anjlok 2,3 persen ke penutupan terendah enam bulan. Dari sektor teknologi hanya saham perangkat lunak yang menguat dan angkat Nasdaq, sub sektor lainnya seperti bioteknologi dan perangkat keras komputer mengalami pelemahan yang cukup besar.