PT Equityworld | Emas Tunggu Perkembangan Kesepakatan Dagang AS-China

pt equityworld emas

PT Equityworld | Sepanjang minggu lalu, harga emas bergerak sideways dan ditutup pada USD1513.66 per troy ounce, atau menguat tipis 0.63% dari harga penutupan minggu sebelumnya. Logam mulia sempat melemah hingga ke level 1481 akibat optimisme pasar akan kesepakatan dagang AS-China tahap pertama, tetapi kemudian berbalik menguat setelah adanya kabar pembatalan KTT APEC di Chili, serta hasil meeting FOMC yang dianggap netral.

Minggu lalu, Presiden Trump mengatakan bahwa ia akan segera menandatangani kesepakatan dagang tahap pertama. Rencana pertemuan dengan Presiden Xi Jinping adalah pada KTT APEC di Chili. Tetapi setelah KTT APEC dibatalkan, belum ada pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah AS maupun China. Hampir bersamaan dengan itu, The Fed kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 0.25% menjadi +1.50% hingga +1.75%, sesuai dengan perkiraan pasar.

Meski pernyataan ketua The Fed Powell dinilai cukup hawkish, tetapi tidak memberi petunjuk arah kebijakan untuk tahun 2020, apakah akan ada pemangkasan suku bunga lagi atau mungkin ada kenaikan. Menurut Powell, The Fed belum akan menaikkan suku bunga acuan kecuali ada kenaikan yang signifikan pada tingkat inflasi. Secara keseluruhan, hasil meeting FOMC minggu lalu dianggap netral.

Sementara itu, rilis beberapa data penting AS bervariasi. Data pertambahan lapangan pekerjaan (Non Farm Payrolls) yang di atas perkiraan, dikompensasi oleh pertumbuhan (GDP) kuartal ketiga yang lebih rendah dari kuartal sebelumnya, dan ISM Manufaktur serta Core PCE Price Index yang di bawah perkiraan.

Minggu ini tidak ada rilis data penting dari AS, kecuali pidato beberapa pejabat The Fed. Pelaku pasar akan fokus pada perkembangan kesepakatan dagang AS-China tahap pertama. Hingga akhir minggu lalu, penandatanganan kesepakatan dagang tersebut masih diliputi oleh ketidakpastian.

Dari survei yang dilakukan Kitco.com pada sejumlah trader, sekitar 50% pemain Wall Street memperkirakan emas akan netral atau sideways, 29% bullish, dan 21% memperkirakan bearish. Sementara itu, 72% pemain Main Street memperkirakan bullish, 16% bearish, dan 11% netral. (PT Equityworld)